lagi di kafe, meja sebelah ada emak-emak marahin dan nyeramahin anaknya yg mau kuliah, lama banget udah 30 menitan lebih kali.
gue kaget dan gak bisa nahan ketawa pas emaknya tiba-tiba bilang "kamu mau jadi ceo??? kamu tau apa itu ceo??? cuci elap ompreng" 😭😭😭😭
MBG itu bergizi aja tidak, apalagi gratis
kata gratis itu pengkhianatan luar biasa pd rakyat, pdhl semua difasilitasi oleh uang rakyat, uang itu kembali ke rakyat dlm bentuk makanan...kog tega²nya sebut gratis, rakyat bayar semua itu dgn membayar pajak
cuuuiiiiiiiihhhh...!!!
Jujur, aku kagum betul sama ini negara.
Ada rakyat mengkritisi program pemerintah dengan cara-cara baik dan memberikan saran baik, enggak didengar. Malah dicibir habis-habisan dalam setiap pidato presiden.
Giliran ada Ketua BEM salah satu Universitas di Indonesia mengkritisi dengan menyurati PBB dan menggalakkan istilah "Maling Berkedok Gizi" dalam panggung-panggung organisasi, eh malah mendapat teror sana sini sampai orang tuanya ketakutan.
Dan, yang bikin makin takjub, Istana malah merespon: makanya kalau kritik pakai etika.
Woi, itu rakyat lu kena terror karena kritis menyuarakan aspirasinya.
Malah ditanggepin begitu.
Jadi ya enggak heran kenapa orang kritis di negeri ini selalu diterror kepala babi, bangkai ayam, di lempar telur busuk, dan di lempar bom molotov, orang negaranya saja tidak bereaksi apa-apa terhadap pelaku terror pada mereka yang keras bersuara.
Katanya kritik sebagai vitamin, tapi nyatanya?
Takut bgt tadi beli es buah di tetangga, eh yg jual malah disindir sama tetangga lain yg iri & gasuka dia jualan. Yang jual ngebales kek gini
“Yo ben aku dodolan es buah ro jajanan halal, timbangane rupomu dodolan tempik, untung aku ra poso dadi iso nimpali cangkemmu”😭😭😭😭