Kritik lewat karya, kok diintimidasi?
Kami mendesak Kapolri @DivHumas_Polri untuk segera mengambil tindakan koreksi atas dugaan adanya tekanan kepada kelompok musik Sukatani.
Negara harus memastikan ruang seni bebas dari intimidasi aparat keamanan! #KamiBersamaSukatani
Wajar saja, kita liat artis atau public figure sering memperlihatkan hidup dengan kemewahan dan memang tak dipungkiri juga sebagai orang kaya. Toh hasil kerjanya juga sebanding kok, dari pagi sampai malam, bahkan ada yang sampe dini hari masih kerja.
Wajar saja, kita secara financial gak ada peningkatan. Karna apa yg kita usahakan atau kerjakan gak kaya orang sukses, baru juga 1 jam, 2 jam udah ngeluh, cape, bahkan 3 jam juga masih ngeluh aja. Kapan kita mencapai sesuai target, kalo yg dikerjakan gamau banyak berusaha.
Membangun kebiasaan membaca memang sulit. Soalnya, utk bisa menikmati bacaan butuh banyak syarat yg gak bisa didapet instan. Beda sama menonton, membaca adlh kemampuan mental yg harus dipelajari khusus.
Anak bayi bisa langsung tertarik nonton yutup. Membaca gak bisa begitu.
Demikian sekilas info yang tidak perlu di baca ini, di tutup dengan harapan setelah membuat tweet ini, rasa lapar bisa dikompromi. Saya Luthfi Ash Shiddiqi pamit ngorock, terima kasih..
Kok geli ya tiap kali denger orang bilang “ngab”. Pikiran terlintas inget sama video “jangan ganteng doang, jemput cewe depan gang” sambil tersenyum hehe