𓂃 ࣪˖ ✶ riding on the blowing dancing wind, she approaches the depths of the night. - a̶n̶ ̶a̶s̶s̶a̶s̶s̶i̶n̶,̶ ̶k̶n̶o̶w̶n̶ ̶a̶s̶ ̶L̶i̶b̶r̶a
( j-oc .ᐟ mvrp .ᐟ)
!2DFess "arghh... membosankan. kenapa harus aku yang kau seret kemari? jika kau mencari seseorang untuk menemanimu ke tempat seperti ini cari orang lain saja!"
berkenan membalas bait singkat ini? bisa juga menaruh keyword atau rt cuitan untuk menjalin (cont)
!2DFess : selamat malam. Saya ingin menawarkan rekan sekalian untuk menulis bersama dengan prompt tertera. Jangan sungkan untuk membalas atau repost untuk berteman dan berinteraksi di lain waktu. Terima kasih.
!2DFESS
Behold, Sensei's presence is here. Engage if you dare, but be warned: my account contains reflections on despair and the darker aspects of existence.
—Canon
!2DFess
Salam dariku yang baru diaktifkan dan tengah mencari teman untuk berinteraksi! Silakan tinggalkan IC dengan skala kedekatan atau repost pesan ini untuk bermutualan.
Sampai berjumpa lagi nanti.
*NB. Merupakan karakter CanonRP
@swoshiroo belum indikasikan dusta.
"makhluk itu yang menabrak jeruji tajam saat ingin menyerangku, hingga berakhir seperti yang kau lihat." yang ini pun tak sepenuhnya dusta, setengahnya ia tutupi dengan sikapnya bak warga sipil tak bersalah.
@swoshiroo turut melihat ke arah pandanganmu bermuara. benar, barang bukti belum sempat dilenyapkan rupanya. semakin mai enggan pula menjelaskan kala pandangannya menangkap penampilanmu,
seragam berlogo seperti itu jelas bukanlah warga sipil.
"aku tidak sengaja." jawaban yang ini >
@2DimensiMenfess mai bersedekap sesaat, tak langsung berikan jawaban berarti selain menatapmu dengan parasnya yang minim ekspresi.
"apa untungnya untukku menjawab pertanyaan itu?"
( !2DFess )
”Katakan dengan jujur. Sejauh mana kau memperhatikan kegiatan 'bertransaksi'ku tadi?”
Senang berjumpa dengan semuanya. Saya baru menghidupkan karakter J-OC dengan klaim wajah di bawah. Sila tinggalkan IC dan Repost untuk saling bermutualan dan (cont)
@HEARIBON mengerjap lagi, kali ini sadar bahwa tanda yang dilihat adalah bekas luka. sepertinya telah berada di sana sejak lama?
oh, kini sepasang matanya tampakkan binar kekaguman meski samar didukung rautnya yang kaku.
"tidak. maaf memperhatikanmu sebelumnya."
telunjuknya lantas >
@vietacenda "jangan salahkan aku jika kau mabuk darat nantinya."
tutur mai diakhiri dengan bedebam pintu mobil setelah posisikan tubuh untuk duduk mantap di kursi kemudi.
• @vietacenda
secarik foto berikut lembar-lembar kertas di atas meja digeser menggunakan jemari kanan. sorot pandang tak ubahnya tampakkan kekecewaan sejak sepuluh menit lalu.
"jadi, sudah kau temukan dokumen yang 𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 itu, shihao?"
padahal dia yang menghilangkannya.
• @vietacenda
@vietacenda belum terhitung setengah jam dokumen itu berpindah dari lokasi aslinya.
"ingatanmu belum luntur dimakan usia ya, ossan." gerutu si nona berlanjut rupanya, bahkan ketika sosoknya sudah mengekor langkahmu bersama gemerincing gantungan kunci mobil dalam genggaman.
>