Jelas ya, guideline dari awal memang ga jelas ini program “perencanaan dari awal tidak matang” tanpa guideline yang benar tanpa AB testing. Efesienshit
kejadian ini bikin aku ingat lagi kisah Rangga Aqshal yang dibunuh oleh Samsul Bahri (SB).
Rangga dibunuh karena melindungi ibunya saat hendak diperkosa oleh SB.
SB berhasil ditangkap dan selang beberapa hari mati di penjara. polisi saat itu menjelaskan SB mati karena tidak mau makan dan minum.
semoga, Taufik Hidayat juga sama. mati membusuk di penjara.
ALERTA
Foto ini nunjukin kalo anak-anak kecil ikut naik truk demo bersama spanduk dan megaphone.
Di Batam dan beberapa daerah, siswa SD dilibatkan dalam aksi dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anak usia SD belum paham isu rumit seperti korupsi BGN atau anggaran negara.
Ngelibatin mereka lewat Dinas Pendidikan dan sekolah itu jelas ngelanggar netralitas pendidikan.
Pasal 15 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak menyatakan anak berhak dilindungi dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.
Ini kerasa kayak cara paksa bangun narasi dukungan saat MBG dikritik keras.
Anak harus dilindungi, bukan dijadikan alat politik. KPAI perlu segera memeriksa kasus ini. Perlu kami turun tangan lagi buat pelaporanya?
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
Ah kagak. Gak ada spesial2nya dari dulu juga. Malah termasuk salah satu kampus yg demennya cari aman. Isinya banyak oportunis dan orang2 cari karir dari aktivisme.