Iya gue juga kgk paham. Isi qrt di tweet onoh kenapa isinya begitu semua? Padahal anaknya baru debut loh. Lu pada mungkin terbiasa liat grup yg baru debut langsubg terkenal, makanya begitu
dulu aku juga mikir gini dan berakhir pelit ke diri sendiri+ngenes+tetep aja miskin😭 akhirnya skrng kalo mau jajan ya jajan aja, mau beli sesuatu ya beli aja. selagi ga tiap hari dan selagi masih punya duit. dan anehnya, setelah ga pelit ke diri sendiri, rezeki ky ngalir terus
#RESPECTCORTIS#STOPOBJECTIFYINGCORTIS
gue liat banyak coerina yg mau bawa/siapin banner shipper ke ALLOFEST. kind reminder, kalo ship kalian itu hanya ada d kepala kalian n idol kalian gk ada hubungannya sm itu. please stop jadiin CORTIS objek imajinasi kalian. mereka manusia
@ciznanunbitz Tauuu, open twt yg nongol langsung tweet onoh, refleks ngomong "kenapa lagi ini fandom?" Saking seringnya nongol di tl gue dan pasti yg dibahas shipper mulu😭
Oalah ternyata sama aja yah di sana sama di sini, soalnya artis sini kalo ada yg cerai atau lain2 pasti emak gue ngomong "ih berarti ramalan si peramal bener yah ada artis yg bakalan cerai" pokoknya emak gue selalu bilang gini dah
Di Korea lagi rame dibahas karena ternyata putusnya Sooyoung dan Jung Kyung-ho sudah diramal oleh seorang dukun terkenal sejak Desember tahun 2025.
Ramalannya sangat spesifik: Sooyoung disebut ingin menikah, sementara pihak pria belum terburu-buru karena berbagai alasan.
Bahkan sang dukun juga memprediksi bahwa jika mereka berpisah, Sooyoung akan lebih cepat menemukan pasangan baru dibanding Jung Kyung-ho.
Meski cuma kebetulan, ramalan lama itu kini kembali viral setelah kabar perpisahan mereka mencuat.
Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..👇
- Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia.
- Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas.
- Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi.
- Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter.
- Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu “thuggish” (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri.
- Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.