Why we should aware about them too?
1. Bekantan.
Monyet berhidung panjang ini memiliki sistem pencernaan khusus yang hanya bisa mengolah daun-daun mangrove dan gambut.
Kalo habitatnya abis, mereka gak cuma kehilangan tempat tinggal, tapi juga perlahan mati kelaparan karna gak bisa memakan buah manis atau makanan lain.
2. Orangutan.
Sang Petani Hutan: Sebagai penyebar biji utama, hilangnya satu ekor orangutan akibat karhutla sama saja dengan mematikan masa depan regenerasi ribuan pohon hutan tropis.
3. Pohon Tualang (Koompassia excelsa).
Pohon raksasa yang tingginya bisa melebihi 80 meter ini rumah utama bagi lebah madu hutan. Sekali terbakar, butuh waktu ratusan tahun untuk menumbuhkannya kembali.
Belom lagi kita bahas Gajah, Burung-burung besar, Reptile dan lain-lainnyaa.
Sementara itu, mungkin bagi pembuat kebijakan, bekantan dan orangutan yang mengungsi ke pemukiman warga itu dianggap lagi melakukan kunjungan kerja atau studi banding kali yaa,
Lalu lagi-lagi alam yg disalahkan atas kemarau panjang, pdahal yang ngasih izin pembukaan lahan gambut — rumah bagi para fauna ini — bukan angin El Niño~ 😗
Shame on them.
Doanya masih sama:
May all governance and enablers rot in deepest hell.
update: sampe sekarang gw fisioterapi wkw padahal pas konser kmrn kaya udh sembuh total. happened like a magic ajasi menurut gw soalnya beneran kuat standing for 4 hours lol. besoknya langsung kaya ga punya kaki f__f.
The concept of hajj is so capitalistic in a way that one of the holiest experiences in Islam can feel like something you have to spend years saving and competing for and every year it feels like it gets more exclusive.
“Pergi haji jika mampu” ya iya sih masih ada kata ‘jika’ but that doesn’t mean pemerintah boleh menyusahkan masyarakat yang mau naik haji.
awokawok ngamuk dia, tiba-tiba bahas etika
virdian: "oke kita anggap bundaran HI bukan tempat demo. sama seperti dapur MBG & kopmer bukan tempatnya polisi dan juga tentara"
puas bgt liatnya kena skakmat terus 😂