[di depan pintu surga]
"Sorry, kamu gak bisa masuk."
"Loh kenapa!? Aku berbuat baik kok selama di dunia."
lalu dengan gamblangnya malaikat itu menunjukan:
[di depan pintu surga]
"Sorry, kamu gak bisa masuk."
"Loh kenapa!? Aku berbuat baik kok selama di dunia."
lalu dengan gamblangnya malaikat itu menunjukan:
abis baca cerita dr spesialis ttg suami egois, patriarki, dab sejenisnya tapi bawa-bawa agama buat nutupin kebodohannya.
jadi istrinya lagi kontrol kehamilan, trs hasil USGnya: letak sungsang, TBJ (tafsiran berat janin) 4000 gram, hamil usia kehamilan 41mggu (ini dah mateng siap lahiran), cairan ketuban habis, dan ada lilitan tali pusat 2x dilehernya.
dikondisi kaya gini harusnya persalinan operasi SC no debat. dan ternyata ini kehamilan kedua si ibu, dmn kehamilan pertama ibunya lahiran pervaginam dengan ruptur uteri ALIAS RAHIMNYA ROBEK gara2 bayi besar jg. tapi ibunya menolak persalinan operasi SC dan blg gini.
🤰Tapi suami saya GAK izinin saya lahiran SC krn GAK sesuai syariat agama. Bagi suami saya, beliau selalu berpegang klo mau menjadi seorang istri yg mulia, sempurna disisiNYA hrs TAAT & berkorban utk suaminya yaitu salah satunya dgn persalinan normal. Krn bagi dia seorang Siti Maryam pun bisa melahirkan Nabi Isa berjuang sendirian & sebaik2nya penolong adalah Allah SWT.
Lailahaillallah.....
Akhirnya si dr. SpOG nya manggil suaminya buat diedukasi dan dijelasin keaadan istrinya. Tau gak suaminya blg gimana?
🧔♂️: Emang beneran ga bisa dicoba normal dok? Soalnya ibu saya, kakak2&sodara saya semuanya bisa lahiran normal smua tuh. Emang istri saya males gerak aja dok kerjaannya cm ngurus anak aja trs dia ga mau berkorban sakit sedikit bw lahiran normal dok. Oiya sbaiknya dokter ga usah mencampuri urusan keluarga dan keputusan saya ttg persalinan istri saya. Ini jg saya laknat istri saya krn sudah periksa ke dokter yg bukan muhrim tanpa izin dari saya.
ALLAHUAKBAR!!!!
El Rumi Panggil Irwan Mussry "Daddy" dan Ini yang Bikin Semua Drama Dhani Jadi Terasa Hampa
Di tengah semua kebisingan yang Dhani ciptakan minggu ini, El Rumi pelan-pelan ngomong sesuatu yang jauh lebih keras maknanya tanpa perlu konferensi pers, tanpa bongkar aib siapapun.
Irwan Mussry posting foto bareng Maia, El, dan Syifa di resepsi Bali.
Keterangannya hangat bangga, bahagia, penuh cinta. Dan El Rumi balas di kolom komentar dengan kalimat yang langsung bikin banyak orang diam.
Terima kasih Daddy, selalu ada di hari yang paling penting dalam hidupku.
Itu berarti segalanya.
Daddy.
Bukan Om, bukan Pak Irwan.
Daddy.
Syifa juga ikut balas bilang kehadiran Daddy dan Bunda di hari spesial mereka berarti sangat banyak.
Satu sisi keluarga lagi bongkar masa lalu, tuduh sana sini, perang pernyataan tiap hari.
Sisi lain anaknya yang katanya jadi alasan semua drama itu justru duduk tenang di Bali, nulis komentar penuh rasa syukur buat ayah sambungnya.
El nggak perlu komentarin drama ayah kandungnya. Dia cukup tunjukkan ke siapa dia merasa punya rumah.
Dan ini yang paling nyelekit dari semua ini Dhani ngaku semua yang dia lakukan demi anak-anaknya.
Tapi anak-anaknya kelihatan jauh lebih damai di sisi orang yang nggak pernah bikin drama apapun di publik.
Kadang bukti terkuat bukan dari kata-kata yang diucapkan.
Tapi dari satu kata yang dipilih seseorang untuk memanggil orang lain.
Drama Nikahan El Rumi Belum Kelar Ahmad Dhani Blak-blakan Soal Kenapa Keluarganya Boikot Resepsi Bali
Nikahan El Rumi dan Syifa Hadju harusnya jadi momen bahagia yang dikenang.
Tapi di balik semua kemeriahan itu, ada drama keluarga yang kayaknya belum selesai-selesai.
Ahmad Dhani akhirnya buka suara soal kenapa dia dan seluruh keluarga besarnya kompak nggak hadir di resepsi Bali.
Dan alasannya bukan soal jadwal bentrok atau hal teknis lainnya ini soal adab, dan ibunya yang merasa disakiti.
Pemicunya ternyata sikap Maia Estianty yang dianggap mengabaikan ibunda Dhani saat siraman dan akad nikah.
Nggak disapa, nggak say hello, nggak ada basa-basi sama sekali.
Buat keluarga Dhani, itu bukan hal kecil.
Ibunya sampai tersinggung beneran, dan itu yang bikin seluruh keluarga besar kompak angkat kaki dari undangan Bali.
Dhani sendiri ngerasa ini soal tepo seliro yang harusnya tetap ada meski status mereka udah lama cerai.
Dia bahkan bilang kalau ketemu orang tua Maia, dia masih cium tangan.
Jadi buat dia, apa yang dilakukan Maia ke ibunya itu bener-bener nggak bisa ditolerir.
Yang makin bikin situasi ini panas, Dhani udah nggak mau ada mediasi.
Nggak ada reunifikasi keluarga, nggak ada rekonsiliasi. Bahkan buat pernikahan Dul ke depan, dia udah ancang-ancang bikin acara sendiri terpisah dari Maia.
Jadi di satu sisi ada Ferry Maryadi yang nangis sesenggukan terharu, di sisi lain ada Dhani yang datang ke akad tapi keluarga besarnya ogah ke Bali.
Satu pernikahan, dua cerita yang rasanya kontras banget.
Yang kasihan ya El Rumi hari paling bahagia dalam hidupnya, tapi drama ortunya tetap ikut hadir juga.
Capek bgt jd newmom liat anak lg aktif” nya lari sana lari sini panjat sana panjat sini🥲
Lalu berpikir keras “oyaudah beliin papan panjat aja” biar perkembangan motorik nya jd lebih bagus👏🏻