Jujur bingung banget
Negara mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Rupiah menguat, pasar merespons positif, koruptor mulai ditangkap, reshuffle disiapkan. Tapi masih ada yang ngotot demo 12 Juni.
Jadi sebenarnya yang dicari solusi atau memang ingin bikin gaduh?
Nah ini contoh twit buzzer ya ges, biasanya harganya 1 twit begini 3000-5000 rupiah.
Kalau ditawarin begini, jangan mau ya. Masa bayarannya kalah sama pertamax 1 liter
Tuntutan aksinya kurang kongkrit dan kurang menggigit BEM UI. Mudah ngelesnya pemerintah dgn tuntutan seperti itu.
Tak bantu, diurutkan dari sumber masalah yg membuat kita rakyat memikul bebannya saat inil;
1. Bubarkan kabinet, ganti dgn kabinet yang ramping, sesuai jargon efisiensi, isi dgn yg kompeten
>> ini sumber masalah utama saat ini, kabinet gemuk, osbesitas, hanya bagi2 kursi, hamburkan uang negara yang terbatas, defisit, untuk menggaji pejabat/kroni, alih2 digunakan untuk kesejahteraan rakyat.
Teddy misal, ini biang masalah. Belum pernah ada sejarah di Indonesia, eselon 2 malah membawahi Menteri, menerima laporan dari menteri dan lembaga, padahal ada Menko yang bejibun, untuk apa terus dibentuk Menko? Belum lagi ada Wapres. Semua informasi dan laporan serta kritik publik terfilter di Seskab.
2. Hentikan MBG yang universal, gantikan dengan MBG Targeting.
>> Hanya berikan untuk siswa yang membutuhkan, dan daerah 3T. Hentikan sistem tata kelola Mitra yang jelas2 memperkaya kroni lewat insentif, sehingga diduga sebagai agenda "kantong babi" politik untuk kepentingan 2029. Layanan publik seperti MBG harus dikuasai negara infrastrukturnya, bukan malah dikuasai swasta.
3. Hentikan KDMP yang justru membebani Dana Desa yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan warga desa.
>> Jika yang utang PT. Agrinas ke Himbara untuk membangun dan pengadaan seluruh kebutuhan KDMP (Gedung, Truk, sarpras, dll), kenapa malah Dana Desa yang akan dipotong mencicil utang tsb?
Jika yakin sekali pemerintah dengan toko2 KDMP ini bakal untung, walau di bangun di tengah hutan dan gunung, biar saja di kelola Agrinas. Buktikan. Tanah desa yang dipakai silahkan bayar sewa ke Kas Desa. Ini jauh lebih fair bagi rakyat.
4. Batalkan UU Polri yang bertentangan dengan keputusan MK
>>> revisi UU Polri yang baru malah memberi jalan anggota Polri duduk di berbagai jabatan sipil tanpa batasan dan tidak perlu pensiun dini. Satu jabatan saja di Polri tidak beres, koq malah menjabat lagi di jabatan sipil. Pilih salah satu, tetap anggota Polri atau menjabat di jabatan sipil.
Kalau UU TNI sudah jelas membatasi jabatan yang diduduki prajurit aktif, cuma saat ini dilanggar Teddy saja yang duduki jabatan eselon 2, padahal tidak boleh, diakal2i dengan ditempatkan di bawah eselon 1 sekretariat militer Presiden.
5. Efisiensikan APBN, fokus untuk kesejahteraan rakyat.
>> Hentikan pengeluaran yang berlebihan seperti perjalanan dinas dan perjalanan Presiden ke luar negeri.
>> Batalkan syarat KIPK yang membatasi penerima hanya dari kategori miskin maksimal Desil 4 dan penghasilan di bawah UMP. Naikan batas penghasilan ke Rp6juta, agar lebih luas calon mahasiswa yang bisa mengakses haknya untuk pendidikan tinggi lewat pembiayaan negara.
>> Gunakan semaksimalnya APBN untuk membantu mengurangi tekanan ekonomi di tengah rakyat, seperti menahan kenaikan BBM, gas, dan Listrik, agar kehidupan rakyat tidak makin berat, sementara pejabat semakin gendut dan sejahtera.
Itu usulan saya. Biar lebih menggigit.
Dalam strategi aksi, jangan semua dimusuhi, harus ada juga kekuatan yang dikawani karena pada dasarnya mereka juga bagian rakyat, yang terhimpit juga atas kebijakan pemerintah.
ohya, kalau aksi jangan karena pilihan politik, betul2 karena membela rakyat dan jangan pulang sebelum tuntutan dipenuhi. 💪💪
Salam
FK
PNS yg barusan Komcad disuruh apel di hari yg sama dgn demo UI... 👀
Jadi beneran Komcad itu National Guardnya Indonesia, dideploy sesuai kebiasaan Trump "crackdown on protest and civil unrest"
Makin ke sini makin yakin apa yang terjadi dengan Krisis 1998 itu intinya penanganan krisis yang sangat buruk dari semua pihak. Kita saat itu ga punya pengalaman menghadapi krisis mata uang. All avoidable policy errors.
Sama kaya The Fed waktu tahun 1929-1930 memperparah The Great Depression dengan mengkontraksi money supply.
APBN ga bakal jebol kalau proyek N-250 ngga distop. Ini mitos. Cuma narasi yang ga berbasis angka. Kalau baca di literatur pun ga pernah ada yang ngasih angka pastinya.
N-250 cuma distop karena LoI IMF. Kita ke IMF pun bukan karena APBN bakal jebol, tapi biar bisa nambahin suplai dolar dan jadi “cadev” ekstra.
Defisit kita akhir 1997 itu cuma 1% PDB. APBN jauh dari kondisi jebol. Utang pemerintah pun mayoritas jangka panjang dari mitra bilateral dengan tenor >5 tahun.
RAM Apocalypse adalah peringatan buat developer yang selalu melempar 'cost' performa ke pelanggan terus menerus sampai akhirnya ga bisa lagi.
Developer zaman sekarang makin gampang ngelempar cost ke pelanggan. Bikin aplikasi dibungkus sandbox, lambat, dan rakus RAM.
Ponakan udah 2 tahun nganggur. Kerjanya makan, tidur, main HP, lalu tidur lagi. Lowongan kerja lewat, yang dikejar malah jam makan. Kadang bingung, ini lagi cari kerja atau lagi menikmati masa pensiun di usia muda.😥
Someone catches the 2004 Indian Ocean tsunami on film from Khao Lak in Thailand.
The disaster took the lives of over 225,000 people across 14 countries.