kalian tau gak sih?
1. Negara dengan mata uang terendah ke-5 di dunia
2. Bekasi jadi kota paling beracun ke-2 di dunia
3. Rupiah di angka 17.377
4. Total 33.626 pelajar keracunan MBG
and the list still go on.. we're not angry enough
URGENT: TESSO NILO DALAM BAHAYA, TESSO NILO DALAM BAHAYA , TESO NILO DALAM BAHAYA🚨
JANJI PEMERINTAH UNTUK MENGEMBALIKAN TESSO NILO JADI KAWASAN HUTAN YANG RAMAH AKAN SATWA CUMA SEKEDAR OMON OMON.
PEMERINTAH PEMBOHONG
PEMERINTAH PENDUSTA
PEMERINTAH KALAH SAMA MAFIA
Meski Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menyita kebun-kebun sawit di Taman Nasional Tesso Nilo sejak 10 Juni 2025, tandan buah segar (TBS) dari kawasan konservasi itu tak berhenti mengalir ke pabrik-pabrik di sekitarnya.
Investigasi Mongabay membuktikan: truk-truk pengangkut sawit ilegal tetap beroperasi, menembus koridor perusahaan bubur kayu, melewati batas provinsi, hingga CPO-nya tiba di kilang milik korporasi besar yang mengklaim komitmen nol deforestasi.
Di balik rantai pasok yang panjang itu, satu benang merah tampak jelas absennya sanksi terhadap pabrik penerima. Selama pembeli tak disentuh hukum, permintaan terhadap sawit ilegal akan terus ada.
Para pegiat lingkungan dan pakar hukum mengingatkan: Satgas PKH punya kewenangan dan regulasi yang cukup untuk menindak pabrik-pabrik itu, namun hingga kini pilihan itu belum diambil. Tesso Nilo pun terus menyusut.
Cukup. Gaperlu bantuin negara even lo sebagai profesional
Selama masih ada nama nama seperti Ibam, Tom, Nadiem, Amsal yang jadi rentetan panjang kriminalisasi oleh negara
Penegak hukum lebih milih mengkriminalisasi profesional tidak bersalah. Dibanding menangkap BGN yang jelas jelas melakukan korupsi gila gilaan
Sini sini aku jelasin pake bahasa sederhana buat yang belum paham
Kenapa ini menjadi trigger warning buat perekonomian Indonesia?
Just simple Perbankan itu masih jadi salah satu big caps di Indonesia, artinya kalau sektor utamanya aja carut marut begini artinya trust investor ke pasar modal dalam sentimen negatif.
Setelah bulan lalu IHSG koreksi karena perang USA & Iran hari ini IHSG memerah karena nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dollar