Dari banyak nya claim yang ada.
Sebagai wadah yang menumbuhkan, mengarahkan, serta mengader, agaknya yang paling sah memberi claim kalian hanyalah DPM.
Tapi terlepas dari itu semua, dari aliran mana pun kalian, semoga DPM di pimpin oleh orang yang benar dan kompeten.
Yups, permainan sudah mulai di reda dengan habisnya BBM, di rasa cukup baik langkah ini supaya masyarakat lebih fokus pada kebutuhan primer,,, (teori maslow)
Eh tapi ini udah dari lama ya? Apa ini langkah untuk perkuat Pertamina ???
Dalam posisi polisi pun sy rasa dia panik, khawatir akan di keroyok ribuan masa,
Di sisi lain pun masa tidak akan membuat polisi itu lolos begitu saja, yah layaknya peristiwa tabrak lari.
Mau bagaimanapun itu tidak bisa di benarkan karena ada mens rea di dalamnya.
Yeah pada akhirnya tinggal menunggu, siapa yang sadar dan segera meredam ini semua.
Tidak bisa di pungkiri amarah rakyat yang meledak di sebabkan oleh adab buruk seorang pejabat. Sy yakin orang di DPR itu adalah orang pintar tetapi naas tidak memiliki adab.
Jangan sampai peristiwa 98 itu terjadi lagi. Di mana ekonomi amblas dalam 1 malam dan kita harus mengulang semua dari awal.
Terlepas dari kejadian penindasan ojol, sungguh menyayat. Tapi mungkin itu sebab dari anarkis dari pendemo yang ada.
Yeah sdh lama tidak menulis,
Maaf bila serada alay.
Menejemen adalah ilmu seni.
Seni?
Yeah, seni dalam merencanakan, mengatur, memotivasi dan memantau.
Tidak ada ilmu pasti dalam menejemen, teori hanya sebagai referensi, selebihnya menyesuaikan dengan SIKON.
Sekali lagi sikon
Maka mungkin ini akan saya pertanyakan dalam brp minggu kedepan, apakah seorang manajer harus tahu sejarah peradaban manusia?
Sementara thesis sy adalah tidak, karena apabila sejarah peradaban manusia skala nya terlalu besar dan kurang relevan dengan seorang manajer suatu bidang