Dari awal liat tuh konten berapa tahun lalu, muncul fyp, udah sus sih, karena sebagai HRD yang sering cek salary benchmark, agak sulit yah kalo cuma UI/UX designer bisa afford penthouse mewah itu.
Kemewahan yang ditunjukan impossible to achieve untuk salary range nya di UI/UX designer level staff doang, yah minimal level VP up di MNC atau LN.
sebagai HR, pas liat tuh konten, naluriah langsung reference check ke semua platform yang dia share, mulai linkedin, porto, PDDIKTI, dll.
Pas check semuanya, Oh cuma “branding”,
Tapi yah karena lewat FYP, nikmatin aja secara visual dan story, gak mau ribet bongkar, atau doxing.
eh hari ini liat FYP yang bongkar semua “branding, self proclaimnya” dia, bahkan sampe aib-aibnya, ckcckck
Come on Pak @prabowo masa Raja Ampat mau dihancurin hanya demi hilirisasi dan tambang nikel? Yang benar aja!
Katakan kepada Menteri ESDM @bahlillahadalia untuk segera cabut izin tambang nikel di Raja Ampat. Jangan biarkan Raja Ampat hancur! https://t.co/PZxA4NUQRd