Innalillahi wa inna ilaihi roji'uun..
Turut berduka cita atas berpulangnya Guruh Soekarnoputra..
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, hari Sabtu, 26 September 2026 pukul 04.16 WIB..
#kabarduka
SURAT KETERANGAN GIBRAN INI LEBIH PARAH DARI SKANDAL??
Subhan Palal begitu yakin Gibran tdk memenuhi syarat jadi Wapres saat ini. Sebab menurutnya, SUKET pendidikannya tdk bisa digunakan utk pendaftaran sebagai calon wapres berdasarkan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.
Di podcast @NOTASLIMBOY minggu lalu bicara tentang situasi pascabencana Aceh dan penanganannya. Semoga kita bisa lebih cekatan dan tuntas dalam menangani setiap bencana yang silih berganti.
“In France, football is more than a sport... It lives in the everyday moments and has always been part of my life. Working with the French national team means representing a country, a culture, and unforgettable moments. It means the world to me.” - Simon Porte Jacquemus
X2: NIKE ’26 COLLAB KITS. EARLY ACCESS AVAILABLE AT @jacquemus & @equipedefrance 11TH JUNE
COMING TO SNKRS AND SELECT RETAILERS 16TH JUNE
Guys, ada satu pertanyaan yang sudah lama menggantung di kepala banyak orang Indonesia tapi jarang dijawab dengan serius.
Kenapa Luhut Binsar Panjaitan tidak bisa dipecat oleh presiden manapun?
Bukan karena dia kebal hukum.
Bukan karena dia punya backing militer.
Jawabannya jauh lebih kompleks dan jauh lebih mengejutkan dari yang kebanyakan orang bayangkan.
Mulai dari fakta yang paling menggelikan sekaligus paling mencengangkan:
Di puncak jabatannya Luhut memegang secara bersamaan: Menko Maritim, merangkap Plt Menteri ESDM, merangkap Menteri Kelautan ad interim, merangkap Koordinator PPKM saat COVID, merangkap Ketua Komite Kereta Cepat, merangkap Koordinator Polusi Jakarta.
Itu yang tercatat di Perpres.
Luhut sendiri mengaku punya 27 tugas tambahan.
Usianya waktu itu: 75 tahun.
Dan 19 Oktober 2024 dia mengumumkan
pensiun di Instagram. Video viral.
Semua menonton.
Dua hari kemudian dua jabatan baru sudah menunggunya di era Prabowo.
Dan tidak ada satu orang pun yang kaget.
Dan ini tentang bisnis yang selalu ada di balik setiap kebijakan yang paling perlu dipahami:
Di balik semua jabatan pemerintahan itu hampir selalu ada jaringan bisnis yang mengikuti.
Tambang batu bara di Kalimantan.
Kebun sawit 8.000-an hektar.
Pembangkit listrik di Sulawesi.
Motor listrik di jalanan Jakarta.
Semua di bawah PT Toba Sejahtera didirikan 2004 Luhut memegang 99% sahamnya.
Diakui sendiri di persidangan.
LHKPN 2024 mencatat kekayaannya Rp1,51 triliun naik dari Rp655 miliar pada 2018.
Dan kasus yang paling menggambarkan polanya: Oktober 2021 saat COVID.
Luhut sebagai Koordinator PPKM mewajibkan tes PCR untuk semua penumpang pesawat.
Satu bulan kemudian Tempo mengungkap:
PT Toba Sejahtera memiliki saham di PT Genomik Solidaritas Indonesia lab PCR terbesar saat itu.
Dua entitas Toba memegang 16,3% saham gabungan.
Estimasi bisnis PCR saat itu: Rp3 triliun.
Deputinya sendiri mengakui:
"Saya kurang hati-hati mengingatkan Pak Luhut terkait saham GSI sehingga muncul potensi conflict of interest."
Kasus dilaporkan ke KPK.
Tidak berlanjut.
Dan dua minggu setelah terungkap kewajiban PCR dicabut.
Dan ini tiga mekanisme yang membuat Luhut tidak bisa digantikan yang paling penting untuk dipahami:
Mekanisme pertama: Mr. Fix It.
Dalam teori organizational behavior ada konsep yang disebut Strategic Contingency Theory bahwa dalam setiap organisasi ada zona ketidakpastian.
Masalah lintas departemen.
Berisiko tinggi.
Semua orang menghindarinya karena takut namanya tercatut kalau gagal.
Siapapun yang mampu masuk ke zona itu dan menyelesaikannya dialah yang punya power sesungguhnya.
Luhut selalu masuk ke zona itu.
PPKM. Kereta Cepat.
Polusi Jakarta.
Freeport.
Setiap krisis nasional yang kementerian teknis tidak bisa selesaikan satu nama selalu muncul:
Luhut Binsar Panjaitan.
Dan setelah dia masuk masalahnya selesai atau at least berhasil dikelola.
Analoginya: bayangkan kamu punya pabrik dengan satu mesin besar dan hanya satu mekanik yang bisa memperbaikinya.
Mekanik itu sering datang terlambat.
Sering tidak balas WA.
Tapi kamu tidak bisa memecatnya karena harga kehilangan dia jauh lebih mahal dari harga mentolerir semua kelakuannya.
Itulah Indonesia dengan Luhut. Luhut adalah key man risk-nya Indonesia.
Mekanisme kedua: Structural Holes.
Sosiolog Ronald Burt dari University of Chicago menemukan bahwa orang paling berpengaruh dalam sebuah jaringan bukan yang punya koneksi terbanyak tapi yang mampu menghubungkan dua dunia yang tidak terhubung.
Luhut menghubungkan: TNI dan sipil.
Indonesia dan China.
Oligarki Soeharto dan reformis Jokowi.
Militer dan teknokrat. Politik dan bisnis.
Tidak ada satu orang pun di Indonesia yang duduk di semua persimpangan itu sekaligus.
Dan itu bukan kebetulan.
Itu dibangun selama 40 tahun lebih.
Mekanisme ketiga: Trust Before Power.
David Meister dari Harvard punya rumus trust: kredibilitas ditambah reliabilitas ditambah intimacy dibagi self orientation.
Dan yang paling langka dari semua komponen itu adalah intimacy yang tidak bisa dibangun lewat shortcut.
Hubungan Luhut dan Jokowi tidak dimulai dari politik. Dimulai dari bisnis bersama di 2008 PT Rakabu Sejahtera Luhut 49%, Jokowi 51%.
Lima tahun sebelum Jokowi jadi presiden.
Hubungan Luhut dan Prabowo tidak dimulai dari 2024. Dimulai dari Kopassus 1982 43 tahun yang lalu Luhut mendirikan dan memimpin Detasemen 81, Prabowo adalah wakilnya.
Ada video yang beredar:
setelah dilantik jadi presiden
Prabowo hormat kepada Luhut.
Bukan sebaliknya.
Trust yang dibangun sebelum ada kekuasaan yang perlu dibagi adalah trust yang paling tahan lama.
Tidak bisa dibeli.
Tidak bisa ditiru dalam semalam.
Dan setiap presiden yang ingin menggantikan Luhut harus menjawab satu pertanyaan yang tidak bisa dijawab:
siapa orang yang bisa kamu percaya seperti kamu mempercayai seseorang yang sudah kamu kenal selama 40 tahun?
Tidak ada jawaban.
Dan karena itu Luhut tetap ada.
Dan ini satu pola yang paling menarik dari semua video dan wawancara Luhut:
Luhut tidak pernah sekalipun mengkritik presiden di depan publik.
Tidak pernah berbeda pendapat secara terbuka.
Tidak pernah menunjukkan bahwa dia lebih pintar dari bosnya.
Selalu: "Yang dilakukan Presiden sudah benar.
Saya hanya mengikuti arahan Presiden.
Yang hebat itu Pak Jokowi.
Yang hebat itu Pak Prabowo."
Ini bukan kebetulan. Ini adalah aplikasi sempurna dari hukum pertama kekuasaan yang ditulis Robert Greene dalam 48 Laws of Power:
Never outshine the master.
Jangan pernah bersinar lebih terang dari tuanmu.
Pemimpin yang merasa bawahannya mengancam dia tidak akan mempertahankan bawahan itu.
Pemimpin yang merasa bawahannya membuat dia terlihat lebih baik akan mempertahankan bawahan itu selamanya.
Luhut paham ini lebih baik dari siapapun.
Luhut tidak bisa dipecat bukan karena dia kebal.
Tapi karena dia membangun sesuatu yang jauh lebih kuat dari jabatan:
ketidakbisaan untuk digantikan.
Dia adalah satu-satunya orang yang bisa masuk ke zona krisis yang semua orang hindari dan menyelesaikannya.
Satu-satunya yang menghubungkan dunia-dunia yang tidak terhubung.
Satu-satunya yang punya trust yang dibangun puluhan tahun sebelum kekuasaan itu ada.
Dan selama tidak ada orang lain yang mampu mereproduksi kombinasi dari tiga hal itu secara bersamaan setiap presiden baru akan menemukan alasan yang sama untuk tetap membutuhkan Luhut.
Videonya pamit pensiun.
Dua hari kemudian jabatan baru sudah menunggu.
Dan tidak ada satu orang pun yang kaget.
Karena kita semua sudah tahu: di bawah langit ini memang semua ada waktunya tapi waktu itu tampaknya belum datang untuk Luhut Binsar Panjaitan.
Innalillahi Wainnailaihi Roji'un
Rasa dukacita yang mendalam atas wafatnya :
1. AIPTU HENDRA KURNIAWAN
2. AIPDA M. JERRY SONCONERY, S.H
Bhabinkamtibmas Polsek Cisarua Polres Cimahi yg tlah berkorban saat menjalankan tugasnya tuk melindungi masyarakat dan menjaga keamanan wilayah
Baru tau fungsi satuan siber TNI ternyata spt ini
Kirain urusannya menjaga negara dari ancaman siber2 luar negeri termasuk dari judol
Eh ternyata melakukan apa yg seharusnya jadi tugas siber POLRI juga