ARMY GODAIN JUNGKOOK SAMPE DOI SPEECLESS😭😭
*army pada komen mau liat dada jungkook
🐰 hah tunjukin dada aku ??
🐰 .. ih cabul nih kamu
🐰 cabul bgt
*baca komen lagi, army komen minta jk buka jaket
🐰 duh ini sih .. (langsung nutup dadanya pake jaket)
🐰wowww banyak betoll yang cabul disini ya, banyak yang mesumm ya
🐰kamu suka sama dadaku ?
🐰kenapa?
🐰ya makasih sih.. 🤣
🐰makasih deh
🐰napa banyak orang cabul disini yaa🤭
Emang ada ya orang yang beneran bahagia seharian di rumah, sendirian, tanpa interaksi sama siapa pun, nggak ke mana-mana, nggak ketemu siapa-siapa dan mereka fine-fine aja?
That's why army should stop hyping up random influencers these people never supported BTS yet they want all kinds of privileges because some BTS members follow them meanwhile, real army who stream and vote get disrespected and mocked by them
Oh jadi ini sosok asli papi moonton yang sering ngasih gw skin random yang ga sesuai role gw dan Yang sering ngasih dark system itu? Ternyata pewaris keluarga zhang bjir 😬
Sungkem ml! 🙏
Menstruasi tiap bulan, kehamilan beberapa kali, lalu diakhiri menopause.
Sementara kita laki-laki, secara biologi, ya hidup lurus-lurus aja.
Ayo kita sadari sebentar.
Perempuan itu setiap bulan berhadapan dengan biologinya sendiri.
Dengan nyeri datang rutin sekali.
Dengan emosi naik turun tanpa diingini.
Dengan darah yang keluar, tanpa permisi.
Lalu di satu fase hidup, perempuan mengandung.
Menumbuhkan manusia hidup dalam dirinya.
Membagi nutrisi tubuhnya, energinya, tidurnya, napasnya.
Rahim membesar puluhan kali lipat. Organ-organ perutnya bergeser. Trus hormonnya loncat-loncat menari tanpa henti.
Dan ketika semua itu selesai, di dekade ke 5 tubuh berkata,
Haha belum selesai.
Tiba-tiba Menopause datang.
Badan rasa jadi tungku panas, lelah, gelisah, tubuh terasa asing, tapi tetap harus menjalani semua fungsi dan perannya sebagai Ibu.
Sementara biologi kita laki-laki?
Bangun tidur.
Tarik napas.
Minum air.
Kerja seharian.
Lalu merasa wah hari ini produktif sekali.
Kadang kita demam tinggi sedikit saja,
Nada bicara langsung melemah.
Rasanya ingin nulis pidato perpisahan
Setelah memahami ini, aku sering bertanya dalam hati, bagaimana bisa perempuan setangguh ini.
Bayangkan kita laki-laki yang mengalami menstruasi.
Mungkin sebulan sekali kantor akan tutup.
Grup WhatsApp penuh keluhan.
Rumah sakit penuh drama.
Satu kram kecil, sudah minta dipijat se-RT.
Kehamilan?
Laki-laki lapar satu jam saja sudah gelisah.
Jadi kalau hari ini kita melihat perempuan tetap tersenyum,
tetap bekerja,
tetap mengurus keluarga,
tetap peduli orang lain,
Kita menyadari kekuatan versi berbeda.
Dan kita, para laki-laki,
Sudah selayaknya lebih menghargai dan menyayanginya. 🩷