Ternyata kehilangan “spark” itu
obatnya baca Al-Quran dan perbaiki sholat 🥹
QS. Al-Baqarah ayat 45: "Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.
Allah watched you commit that sin, He saw the whole thing, every detail, and His response? He still let the sun rise for you the next morning, still kept your heart beating, still sent you rizq, that’s not Him being unaware, that’s Him being most kind and ever loving
Menurut seorang psikiater Jepang, kebiasaan yang paling merusak otak adalah terus-menerus mengulang penyesalan tentang masa lalu dan kecemasan terhadap masa depan yang bahkan belum terjadi.
Katanya, ini seperti tindakan menyakiti diri sendiri. Jadi, katanya lebih baik hidup dengan santai dan melupakan semuanya, seolah-olah seperti orang bodoh. Katanya itu yang terbaik.
Tapi as WNI mah susah nerapin gini ya. Tiap hari ada aja yang bikin pusing 😭
lagi belajar nerima hal-hal yang ga bisa aku pahami. ga semua harus dicari tau, ga semua harus ada alasannya. cukup diterima, diambil pelajarannya, terus dilepas. capek juga kalau hidup isinya cuma "kenapa?" tanpa pernah kasih diri sendiri izin buat bilang "yaudah, gapapa."
Mau ngasih tau followers gue kalau masalah matematika yang sudah berusia 90 tahun lebih, 1 jam lalu telah diselesaikan oleh OpenAI.
Ya, oleh AI. OpenAI.
Iya deh, gua jadi kepikiran...
Kenapa mempertahankan seseorang sekarang sering terasa seperti 'merendahkan' harga diri? Kenapa caring enough to fight for someone malah dianggap desperate, sementara “yaudah kalau mau pergi, pergi” dianggap paling emotionally mature?🤔🤔
Gak benci dan gamau dendam. Aku cuma minta sama Allah, semoga setelah semua sakit hati dan trauma yg pernah aku lewatin, hidup aku bisa jauh lebih bahagia 100x lipat dari sebelumnya. Semoga ke depannya aku dipertemukan lebih banyak hal baik, hati yg lebih tenang, dan hidup yg gak lagi dipenuhi rasa takut buat disakiti.