JANGAN SALAH PILIH ‼️
Salah Memilih 5th kemudian baru bisa mengganti
Namun untuk memperbaiki kerusakannya jauh lebih lama
Pilih rekam jejak ,Visi Misi yg jelas
No 3 tawarkan visi misi bukan jualan Baliho
Ganjar Mahfud
8 Gerak Cepat Menuju Indonesia Unggul
#GanjarMahfud2024
Pesan yg luar biasa dan sepertinya sedang menyindir kondisi saat ini.
Makin byk tokoh yg berbicara artinya masih byk yg peduli pada bangsa ini.
Semoga Ganjar Mahfud M3nang, InsyaAllah negara kita akan lebih baik dari saat ini.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir percaya Ganjar Mahfud jika diberikan amanah oleh masyarakat nanti akan berdiri tegak di atas konstitusi dan berharap jangan sampai ke Depan Ada UU Diputuskan dalam Tempo Singkat serta Jangan Bikin Janji-janji di Luar Kemampuan.
https://t.co/242bFpSOBM
Sesekali Belanjalah di warung milik tetangga kita biar hanya seribu rupiah, Jangan ke Supermarket atau Mall terus.
Suatu ketika pas ketimpa musibah Tetangga dulu yg menjenguk dan membantu anda, bukan Boss pemilik supermarket atau Mall. 🍃
Tiga Jari Tiga Janji, Rambu-rambu Politik Ganjar
Oleh : Rika Sudjiman
Kedalaman hati seseorang memang tak bisa diukur. Namun kita mengenal prinsip, sebuah pernyataan fundamental yang jadi pegangan kita dalam bertindak. Inilah yang akan memandu kita agar senantiasa berbuat sesuai norma.
Pun demikian bagi seorang politisi. Mestinya mereka memiliki pedoman kokoh, yang menjadi pemandu dalam menapaki jalan politiknya untuk senantiasa menebar kebaikan, dan tidak sewenang-wenang.
Pada sosok Ganjar Pranowo lah aku kemudian menemukan prinsip itu lewat pernyataan sikapnya "Tiga jari tiga janji". Taat pada Tuhan, patuh pada hukum, dan setia pada rakyat. Aku melihat apa yang disampaikan Ganjar bukan hanya komitmen, namun juga alarm bagi dirinya sendiri sebagai seorang politisi. Ganjar sedang membangun rambu-rambu bagi jalan politiknya.
Rambu-rambu inilah yang akan membuat Ganjar selamanya sadar bahwa kekuasaan adalah mandat dari Tuhan, mandat dari konstitusi, dan mandat dari rakyat. Dengan begitu, ia tidak akan menciderai mandat yang telah diberikan padanya.
Politisi memang sangat identik dengan janji. Mereka bicara dan berjanji yang muluk-muluk di hadapan rakyat. Padahal, semua janji itu bisa terwujud hanya jika dia bisa menang melawan hawa napsunya sendiri. Tanpa itu, pastilah di tengah jalan akan mudah tergoda, yang akhirnya rakyat jadi korban. Ibarat mobil pasti akan susah membawa penumpang ke tempat tujuan jika mesin yang jadi komponen penting mengalami kerusakan.
Aku kira, situasi itulah yang dipahami betul oleh Ganjar. Rambu-rambu itu yang akan memberikan petunjuk mana kala ia tersesat dalam belantara kekuasaan, dan akan mengingatkan jika gemerlap kekuasaan mulai menyilaukan matanya. Rambu-rambu itu akan terus mengingatkan bahwa kepemimpinan sejatinya adalah mandat untuk memberikan kerja-kerja kebaikan bagi bangsa ini, bagi masyarakatnya.
Jika kita mau sebentar menengok rekam jejak Ganjar, salah satu fokusnya yang bagiku paling menonjol selama ini adalah kecintaannya pada dunia pendidikan, atau pembangunan sumberdaya manusia. Ganjar menyakini, dengan SDM yang unggul lewat pendidikan, kesejahteraan masyarakat akan mudah tercapai, dan bangsa ini akan melesat ke arah kemajuan.
Saat tukar kado di acara Mata Najwa, Ganjar pun tampak memberikan hadiah topi anak-anak sekolah dasar. Pesannya jelas; junjung setinggi-tingginya pendidikan kita. Saat masih di Jateng, Ganjar bahkan menjadi satu-satunya gubernur yang menciptakan sekolah asrama gatis, dan punya program gubernur mengajar.
Kini, sebagai calon presiden, dunia pendidikan tetap menjadi salah satu fokusnya. Ia mewarkan gagasan sekolah gratis, melahirkan program satu sarjana dalam satu keluarga miskin, hingga menaikkan gaji guru.
Dan tentu masih banyak gagasan-gagasan lainnya. Termasuk juga keberadilan penegakan hukum, tersedianya lapangan pekerjaan, membangun satu desa satu puskesmas untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan fasilitas kesehatan, dan lain-lain. Dengan rambu-rambu politik yang telah menjadi pegangan Ganjar, semua cita-cita baik itu rasanya tidak mustahil untuk diwujudkan.
Ganjar Pranowo menguraikan bagaimana dia menurunkan angka kemiskinan dalam jabatan besar sebagai seorang pemimpin.
Dari pengolahan data sampai ke prioritas penerima bantuan. Ganjar memaparkan disertai dengan rekam jejaknya ketika menurunkan kemiskinan di Jateng. Hampir satu juta jiwa kemiskinan di Jateng turun berkatnya dengan pengeroyokan berbagai program. Salah satunya lewat pendidikan dengan SMKN Jateng gratis, yang di tahun keempat sudah mendapat hasil maksimal karena lulusan SMKN yang sudah disalurkan ke beberapa lapangan kerja menjadi tulang punggung dan membantu keluarganya keluar dari garis kemiskinan. Dia berharap sebagai presiden nanti pelaksanaan itu akan diterapkan dalam skala luas untuk rakyat Indonesia.
MARI DUKUNG NIAT BAIK GANJAR UNTUK MENGENTASKAN KEMISKINAN LEWAT JALUR PENDIDIKAN.
Ganjar Mahfud M3nang
Melihat antosias dan semangat pendukung @ganjarpranowo@mohmahfudmd , semula kami berenca hanya bagikan 500 pcs jaket bomber ! Yang telah terbagikan perhari ini 180 pcs.
Maka kami dan beberapa teman donatur sepakat menambah jadi 2500 pcs jaket bomber !
Pasca 5 September 2023, Ganjar Bisa Gas Pol dan Menyalip Elektabilitas Prabowo
#GanjarAdalahGanjar
Ganjar Pranowo saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah aktif sampai saatnya mengakhiri jabatan pada 5 September 2023 nanti. Itu artinya, sekitar tiga minggu ke depan seorang Ganjar Pranowo tidak lagi menjabat sebagai pejabat publik apa pun dan sepenuhnya menjadi bakal Capres yang akan bertarung pada Pilpres 2024.
Namun, posisi Ganjar nanti tentu saja berbeda dengan Anies yang sudah berhenti menjabat sejak Oktober 2022 silam. Kalau Anies kan statusnya saat itu masih belum jelas apakah akan maju dalam Pilpres 2024 nanti karena syarat yang belum terpenuhi. Status yang belum banyak berubah juga sampai detik ini, karena masih belum terjadi kesepakatan final berkaitan dengan sosok cawapres yang disepakati oleh koalisi perubahan, bahkan koalisi yang semula digagas partai Nasdem itu sendiri juga terancam bubar jalan karena masih belum bisa mengakomodir kepentingan pihak-pihak yang ada di dalam koalisi tersebut.
Nah, sekarang kita kembali pada posisi Ganjar Pranowo. Setelah 5 September 2023 nanti, saya melihat bahwa usainya Ganjar menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, setelah memimpin selama 10 tahun, justru menjadi momentum yang sangat pas karena terjadi di kisaran sebulan lebih sedikit dari waktu pendaftaran Capres dan Cawapres yang akan dimulai pada 19 Oktober 2023.
Ingat bahwa saat ini Ganjar hanya memanfaatkan waktu liburnya, juga masa cutinya yang memang menjadi haknya, ketika berkeliling daerah untuk melakukan konsolidasi internal partai maupun menghadiri acara-acara yang melibatkan dirinya.
Ini tentu beda dengan Prabowo misalnya, yang meski sebagai Menhan seharusnya fokus memanfaatkan waktu hari kerjanya, terkadang seperti tak tahu waktu berada di luar Jakarta buat berkampanye, termasuk bergerilya ke keluarga Jokowi buat merayu agar Gibran diizinkan mendampingi sebagai Cawapres. Maksa banget ya!
Longgarnya waktu Ganjar nanti dapat memberi dampak positif pada elektoral Ganjar, yang menurut survei terakhir versi LSI Denny JA, kembali mendekati Prabowo dengan jarak tak sampai 3% saja. Jika Ganjar bisa gas pol setidaknya 4-5 kali dalam seminggu untuk berkeliling dengan kegiatan yang mengarah pada Pilpres 2024, kita akan melihat sebulan ke depan elektoral Ganjar bisa jadi akan melampaui Prabowo, yang notabene masih harus berbagi fokus sebagai Menhan, Ketum Gerindra, dan Capres 2024.
Jangan lupakan pula fakta bahwa Prabowo tidak muda lagi dan kesehatan fisiknya tentu tidak sebaik Ganjar Pranowo, yang dapat menjadi kendala sekaligus tantangan yang perlu dicari solusinya kalau Prabowo tidak mau K.O. sebelum Pilpres 2024 dimulai.
Ini yang membuat race menuju Pilpres 2024 akan semakin seru, karena saya optimis Ganjar akan semakin di depan, diikuti Prabowo dengan terengah-engah karena sudah semakin tua, dan Anies masih akan tetap menjadi yang paling akhir.
Yakinlah tahun depan Ganjar Pranowo pasti terpilih menjadi Presiden RI ke-8.
Ganjar Pranowo silaturahmi ke kediaman Nyai Shinta Nuriyah Wahid.
Mbak Yenny wahid mengatakan siap mendampingi Ganjar berkampanye. Sementara Nyai Shinta memberi nasihat agar Ganjar terus berdoa dan minta petunjuk Allah agar jadi pemimpin amanah. Aamiin.
#TerusMajuBersamaGanjar