Hanya seutas kalimat yang terangkum menjadi sebuah paragraf keresahan dimana mungkin tak hanya kata yang ingin diceritakan hanya untuk semua yang bisa memahami kalimat demi kalimat yang diucapkan
Ya memang waktu sudah berjalan dan diriku bisa menerimanya
Namun hati masih misteri.
tidak semua kerusakan itu bisa mudah untuk diperbaiki, terkadang kerusakan yang diderita terlanjur parah dan untuk memperbaikinya cuma ada dua cara... memaksa untuk memperbaiki tapi butuh waktu yang lama dengan resiko belum tentu berhasil atau menggantinya dengan yang baru.
ya kenapa harus ada sebuah perjuangan jika tujuannya pun nggak ada? maka dari itu
jangan pernah bilang hidup ini sia sia, karena hidup punya ujung yaitu kematian.
Semua rencana yang sudah ku susun sedari masih duduk dibangku pendidikan seakan akan runtuh, rusak, tak ada asa yang tersisa hanya karena hati yang sangat ingin memiliki sesuatu yang belum pasti ingin dimiliki
Kaya ngerasa sekarang bukan waktunya lagi untuk terus memperjuangkan hal yang tidak ingin diperjuangkan, lebih baik menerima apa yang sudah ada ketimbang terus mengikuti ego yang sangat membingungkan
Pernah gak sih klean have a problem tapi gak bisa ngungkapin ke siapa siapa, kayak sakitnya gak bisa ilang gitu
Bersusah payah raga ini ingin pergi namun hati selalu berharap ingin kembali, i dont know how, but i really know i love her