Cendetica was our first agency together. We had so much fun and were truly happy to be there, sharing such great moments and creating countless memories with you all. Thank you for the good times — they’ll forever be etched vividly in my mind. Thank you, @cendetica. ♥︎
@cendetica
lyfe is never bercolor, ada yg smaput & yg gonjreng. ЯӨПΛ ƬIᄃΛ daifukui kenangan kabur. dr sana twice, kita mengenali rona anggraeni sejati yg bentuk siapa kita hari ini? endonesa!
(☞゚ヮ゚)☞ https://t.co/7CwStnFKVV
https://t.co/YIw0AHtG5w ☜(゚ヮ゚☜)
@cendetica
lyfe is never bercolor, ada yg smaput & yg gonjreng. ЯӨПΛ ƬIᄃΛ daifukui kenangan kabur. dr sana twice, kita mengenali rona anggraeni sejati yg bentuk siapa kita hari ini? endonesa!
(☞゚ヮ゚)☞ https://t.co/7CwStnFKVV
https://t.co/YIw0AHtG5w ☜(゚ヮ゚☜)
⠀⠀
Karena aku pikir, di fase terakhir ini tuh, ruang paling jujur. Tempat di mana kita belajar menerima bahwa kita mungkin gak sempurna, tapi kita tetap berharga. Bahwa warna yang paling penting adalah warna diri kita sendiri.
⠀⠀
@aleonzer ⠀⠀
Singkat, padat, cool boy banget ya, dik Elli?
Apa yang aku rasa selama melewatin 5 fase Cendetica ini, jujur, hatiku hangat banget. Ada banyak hal yang mungkin gak kita duga sebelumnya terutama tentang diri sendiri.
⠀⠀
@manaeila ⠀⠀
Menurut gua fase Like Water mengajarkan gua untuk bersikap lebih tenang. Waktu lukisan gua dicuri rasanya tuh gua pengen marah, tapi fase ini ngajarin gua lebih sabar dan bersikap rasional. Coba kalau gua kagak sabar ye udah gua pitakin lu semua!
⠀⠀
@cendetica ⠀⠀
nah untuk berani mengambil keputusan itu, kita harus akrab dengan kekosongan.
Setelah menerima kekosongan, pondasi diri kita sudah kuat. kita bisa melangkah untuk fase-fase berikutnya.
⠀⠀