@becagawl everything feels empty, nothing is fun to do anymore, everything feels bland, everything that i used to love to do is just gone and i'm stressing out here
demi aaaaallllaaaaaah presiden ternyinyir, gapunya wibawa sama sekali. SUMPAH. dan lucunya tuh kualitas ini udah keliatan dari pemilu tapi kok bisa sih ya allah kok BISAAAAAAA ada SETENGAH LEBIH populasi indonesia yang dukung dia aku capek banget sumpah.
Penggunaan kata kasar adalah respons natural untuk melepaskan stres dan emosi yang tertekan.
Dalam konteks seorang pemimpin, penggunaan kata kasar justru menurunkan nilai dan persuasi dari pesan yang akan disampaikan.
Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan kata kasar dalam konteks politik berasosiasi dengan erosi kepercayaan publik.
Sumber ilmiah:
-How profanity in influences perceived authenticity and perceived helpfulness of online reviews: The moderating role of review subjectivity
-The Effects of Political Incivility on Political Trust and Political Participation: A Meta-Analysis of Experimental Research
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
@LambeSahamjja fatimah: kita tidak mengincar orang untuk membuat menjadi tidak ada lagi korupsinya, tapi kita mengincar sistem, menerapkan sistem yang seminimal mungkin terjadinya korupsi
🚨 JUST IN: Ingat muka mahasiswa ini? Namanya Abdi, Mahasiswa UBK yg sempat bertemu Wapres Gibran di Istana.
Turns out, BEM mereka menerima uang suap dari uang Rakyat sebesar 300 juta.
IYA 300JUTAAA, DAN ABDI INI DAPET SEKIAN PERSENNYA. DUNIA UDAH GILAAA
#IndonesiaGelap
💯
btw, cuma orang yg udah "penuh" dgn dirinya yg bisa kayak gini. memberi tanpa berharap dibalikin (dengan boundaries tentunya)
kalian, kalo udah luber2 duitnya pasti pengen bagi2 ke orang lain kan? sm kyk kasih sayang. kalo diri sendiri udah penuh, rasa mau berbagi tuh guede