Apakah ini cuma perasaan saya saja?
Seolah mereka semua ini tahu kalau negara sedang dibawa ke arah kehancuran, jadi yang dikejar sekarang cuma mengeruk uang negara sebanyak-banyaknya supaya saat kapal karam mereka sudah lebih dulu selamat dengan sekoci mereka masing-masing 🙄
Di suatu negara yang aneh
Negara tropis = buah mahal
Negara maritim = ikan mahal
Negara CPO = migor mahal
Negara SDA = listrik dan BBM mahal
Negara hukum = tunggu viral
Swasembada pangan = beras mahal
Bebas aktif = ikut BOP
Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi
Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
Wahai rakyat jelata, mari kita tonton sebuah pertunjukan kelas elite..
Selesai pesta mewah di Four Seasons Paris, Pak Seskab pulang ke tanah air langsung disambut 'hutan' karangan bunga di kantornya.
Dan tebak, isinya mayoritas dari pengembang kakap PIK-2.
Ini bukan sekadar ucapan ulang tahun, ini adalah perayaan 'perkawinan' antara pemegang kuasa dan pemegang modal. Saat kalian pusing memikirkan harga kebutuhan pokok dan cicilan yang makin mencekik, mereka sedang sibuk bertukar pesan cinta lewat proyek-proyek raksasa.
Jangan tanya kenapa kebijakan seringkali tidak pro-rakyat. Gimana mau pro-rakyat, kalau pandangan mata penguasa saja sudah tertutup rapat oleh megahnya bunga dari para konglomerat?
Kita ini bagi mereka cuma angka, penyokong pajak, dan penonton setia.
Masih mau percaya kalau kebijakan mereka untuk rakyat? Atau jangan2 , kita memang hanya figuran di negeri milik mereka sendiri?