Jurnalis detik nyamperin dealer pusat motor EMMO yang dapat proyek 1,2 triliun dari BGN untuk proyek MBG, eh baru dan proses dibangun. Klaimnya sudah 50 jaringan, padahal pusatnya aja baru dibangun.
Kalau nggak kena @KPK_RI sih keterlaluan.
Yg paling menyedihkan sampe hari ini adalah ga ada satupun ucapan dari Presiden mengenai serangan yg dialami Andrie Yunus.
Gw bingung yg dibilang antek asing siapa. Rakyatnya sendiri?
Sementara beliau ikut BOP tanpa ada penjelasan sama sekali ke rakyat.
Gw bingung yg dibilang gak mau liat Pemerintah berhasil siapa. Rakyatnya sendiri?
Sementara beliau gak mau jenguk anak2 muda yg sampe sekarang masih ditahan sama kepolisian tanpa kepastian masa depan yg jelas.
Gak bisa dikerasin terus, Pak.
Turun ke bawah. Ngobrol sama pegiat HAM. Ngobrol sama pengamat yg berseberangan sama Bapak. Ngobrol sama anak2 muda yg banyak harus nyambi karena blm dapat kerjaan. Ngobrol sama ojol, pekerja buruh, pegawai kantoran, OB, kasir, pedagang. Kelas menengah yg statusnya kadang bs di atas dan sangat mudah jatuh ke bawah.
Jangan cuma ngobrol sama org2 kaya yg punya modal. Jangan cuma ngobrol sama menteri-menteri yg cuma mau kasi informasi baik. Jangan cuma ngobrol sama anak2 muda lulusan luar negeri yg kerja sama Bapak atau mereka yg ikut Bapak dari lama atau mereka yg kagum sama Bapak krn Bapak bantu hidupnya.
Jangan cuma ngobrol sama mereka. Ngobrol sama orang-orang yg bersebrangan sama Bapak.
Kekuasaan itu gak akan bertahan lama, Pak dan kekuasaan itu bukan punya Bapak.
Suatu saat bakal Tuhan tunjukin kekuasaan itu bukan punya siapa2 kecuali mereka yg hidupnya bekerja keras & berintegritas.
Time will tell, Pak.
Ada wacana dana zakat yang dikumpulkan Baznas akan “disinergikan” untuk MBG.
Tapi sepertinya gagal karena banyak penolakan publik.
So keep speaking up, because silence is interpreted as approval. They are always testing the water.
Sekedar mengingatkan,
- 2014 Mulyono bicara ada potensi kecurangan dari kubu PS sewaktu dia ditugaskan partai utk jadi Capres PDIP.
- 2024 Mulyono jadi pelaku kecurangan 🤣
Jgn terlalu loyal sm perusahaan, pindah 1-2 thn sekali, increase yo salary 20%-30%, ambil sertifikasi, S2.
Sering2 cuti dah, travelling, build relationship with friends, yo parents.
Olahraga.
Sayangin ortu, lebih pemaaf lebih penyayang.
TIDUR PENTING.
Real Luxuries in Life
1. Living 10 minutes from work
2. Living 5 minutes from the gym
3. Having quiet neighbors
4. Having money left at the end of the month and investing it
5. Peace at home
6. Drinking coffee without rushing
7. Sleeping with a clear conscience
8. Laughing with people who truly get you
9. Traveling every year
10. Waking up naturally without an alarm
11. Enjoying a home-cooked meal with loved ones
12. Having time to read a book in one sitting
13. Finding joy in simple daily routines
14. Having a pet that greets you happily at the door
These are the things that actually feel rich.
"Pelapor Pandji ternyata punya rekam jejak melaporkan Saldi Isra terkait putusan MKMK"
Nah kan, termul jg ternyata yang ngelaporin Bang Pandji 🤣🤣
Kelakuan keluarga fir'aun solo, klo nabok orang suka pake tangan termul 🤦♀️
kok bisa ya ada orang jadi jahat banget di kantor???
- dengan gampangnya dia mainin politik di kantor
- ga ada takut2 nya dia ngejatuhin orang di kantor
- nyerang secara personal hal biasa bagi dia
- suka tebar fitnah sana-sini
- gosip murahan mah udah jadi makanan sehari2
kadang mikir..
hidup orang kayak gini kenapa ya?
apakah se-gak bahagia itu hidupnya?
krn dia sampai punya hati dan sikap sejahat itu?
Vinicius: si sigue Xabi Alonso, no renuevo.
Valverde: si sigo jugando de lateral, me voy
Dos capitanes han puesto su interés personal por encima del Real Madrid. El público del Bernabéu no debe olvidarlo el sábado.
Vete ya de mi equipo, eres la mayor mancha que ha habido en este club en toda la historia. Está consiguiendo algo que nunca pensaba, ODIAR a un jugador de mi propio equipo. Es todo lo contrario al Vinicius que nos enamoró. Ese Vinicius ya ha muerto. Que se vaya a Arabia.
Memantau crita Aureli. Kalo kamu mengucapkan kalimat-kalimat ini ke anak di bawah umur korban kekerasan seksual, maka kamu bagian dari kekerasan itu sendiri.
“Anaknya juga mau kok.”
“Anaknya terlalu dewasa untuk umurnya.”
“Dia kelihatan genit dari kecil.”
“Posting fotonya kayak orang gede.”
“Dia kan nggak nolak.”
“Sama-sama menikmati.”
Dan masih banyak lagi contoh kalimat lain.
Kalimat-kalimat ini bukan sekadar pendapat. Ini adalah alat kekerasan.
Karena dengan mengucapkannya, kamu:
1. Menghapus fakta bahwa anak tidak pernah bisa memberi consent,
2. Mengalihkan tanggung jawab dari pelaku ke korban,
3. Menanamkan rasa malu dan rasa bersalah pada anak—yang seharusnya dilindungi, bukan diadili.
Dampaknya jauh lebih berat ketika kalimat-kalimat ini datang dari orang dewasa yang punya otoritas: orang tua, guru, tokoh agama, aparat, atau figur publik.
Di titik itu, kekerasan tidak lagi berhenti pada pelaku pertama.
Ia berlanjut lewat bahasa. Lewat pembenaran. Lewat “logika” yang terdengar masuk akal, tapi aslinya kejam.
Pedofilia, grooming, maupun statutory ra--pe tidak pernah soal pakaian anak.
Bukan soal sikap anak. Bukan soal apakah anak melawan atau diam.
Semua itu SELALU tentang orang dewasa yang menyalahgunakan kuasa.
Dan setiap kali seseorang memilih menyalahkan anak alih-alih mengecam pelaku, dia sedang berpihak pada kejahatan.
Laras sakit di dalam tahanan, dikasih obat EXPIRED A.K.A KADALUWARSA sama polisi.
CATAT DALAM BUKU HARIAN KALIAN. JANGAN PERNAH LUPAKAN. NEGARA PERNAH BERBUAT LANCANG DAN TIDAK MANUSIAWI PADA PEREMPUAN.
Yang Terhormat Bpk Presiden @prabowo, mohon kembali gunakan pedang kekuasaan Anda untuk membebaskan Laras Faizati Khairunnisa. Sungguh brutal sangkaan pasal yang dialamatkan kepada anak muda ini. Mohon maaf jika Bapak terus-menerus harus cuci piring oleh praktek penegakan hukum yang makin rusak ini. Laras adalah wajah masa depan bangsa ini. Namun pasal yg disangkakan kpdnya adalah panah api yang sangat ampuh membakar masa depan itu. @MahkamahAgung