Allah tidak menunda, tapi menata.
Allah tidak lupa, tapi tahu waktunya.
Allah tidak terlambat, tapi kita yang terburu buru.
Allah mengetahui segalanya, sedangkan kamu tidak.
Memutus hubungan tidak selalu soal marah atau benci. Kadang itu hanya cara paling tenang untuk menjaga diri sendiri. Aku sadar, tidak semua orang punya cara berpikir dan nilai yg sama denganku. Ada yg kurang setia, ada yg lebih banyak mengambil daripada memberi, ada yang menguras energi, dan ada juga yg tidak jujur.
Kamu berhak melepas orang-orang yg tidak mendukungmu. Karena ketenangan yg dijaga dengan jujur akan selalu terasa lebih ringan daripada terus mempertahankan orang hanya agar tidak dianggap sulit atau menyakiti perasaan siapa pun.
Aku belajar bahwa menjaga batas bukan berarti aku berubah jadi dingin, melainkan aku sedang memilih untuk tidak terus mengorbankan diriku sendiri. Orang yg memang peduli akan tetap mengerti, sedangkan yg tidak, akan pergi dengan sendirinya.
sekarang kalau di kecewakan itu sudah tidak lagi marah-marah.
hanya berdoa dalam hati :
“Ya Allah, gantikan rasa kecewa ini dengan rezeki yang luas, dan sembuhkan hati ini tanpa harus membenci siapapun.”
jangan jadi penyebab orang tak makan,
jangan jadi penyebab orang menangis,
jangan jadi penyebab orang jadi pendiam,
jangan pernah jadi alasan orang lain menangis dalam doanya.
hiduplah dengan bahagia tanpa menyakiti orang lain.
jangan harap aku akan bersaing dengan siapa pun yang ada di kepalamu. jangan harap aku akan cemburu pada waktu yang tidak pernah kamu luangkan untukku. jika kamu mencintai kesibukanmu, akan kubuat kamu kehilangan.
Someone once said, "Jangan menabur duri di jalanmu pergi, siapa tau nanti kamu kembali tanpa alas kaki." and that line hits hard. Sometimes, the people we leave behind become strangers we secretly hope are doing okay.
اسعد المستقبل احسن من قبل اما اعمال واهتمام وشخص.
Masa depan yang paling membahagiakan adalah yang paling lebih baik daripada sebelumnya, baik itu amal, perhatian dan seseorang.
-omar al qodiri