2023, tak ada resolusi, dan harap yg spesifik.
Cukup tentang waktu yang kuhabiskan
Semoga,
yang kemarin buruk hari ini bisa baik
yang hari ini baik esok bisa lebih baik
Aamiiin
Gila sebobrok ini Indonesia dipimpin Prabowo🇲🇨 Demo sebesar itu ga ada stasiun tv yg nampilin, semua di bungkam! I know,, kita masih kebawa Euforia bola.. tapi inget ada yg lagi berjuang melawan bangsa sendiri!!! Udah separah ini lo guys??! biasanya rame di timeline kok sepi banget ga ada yang upp!!?!!
Zaman itu, rezim dengan sengaja melonggarkan sensor untuk mendorong eskapisme kaum muda. Pemerintah menggunakan film sebagai sarana hiburan yang menjauhkan masyarakat dari pemikiran kritis atau politik, sekaligus mengalihkan energi rakyat menuju budaya hedonis dan konsumtif.
Saat ini pun demikian sebenarnya. Mengalihkan kebisingan politik dengan bebas Judol, pinjol, dan juga aplikasi seks.
https://t.co/ItTP0OdBXP
Gaji guru di Indonesia masih tertinggal jauh dibanding negara ASEAN lain, mulai dari Rp540 ribu hingga Rp7,32 juta per bulan.
Singapura menempati posisi tertinggi dengan gaji hingga Rp71 juta, menunjukkan perbedaan besar dalam penghargaan terhadap tenaga pendidik.
Beberapa negara seperti Vietnam dan Kamboja tengah meningkatkan standar gaji guru, menyoroti pentingnya kebijakan pendidikan yang adaptif.
Intinya deh:
- Dulu Prabowo pas Menhan beli Jet Mirage 2000 dari AU Qatar
- Aneh, karena dulu Qatar sempet mau kasih gratis
- Skemanya, Indonesia beli dengan harga $66 juta per pesawat, $55 juta jadi kickback ke Kemhan
Buset 😱😱
memang pantes nilainya 11/100, untung ga jadi
Guys, Ivan Gunawan baru cerita sesuatu di podcast Aging Talk yang menurut gue menarik
Bukan cerita yang dibuat-buat.
Bukan yang dramatis pake nangis-nangisin dosa.
Tapi justru karena itu ceritanya terasa nyata banget.
Dulu Ivan seperti ini:
Gua tuh dulu salat enggak pernah.
Shalat Jumat enggak pernah.
Puasa enggak pernah sama sekali.
Dan yang paling bikin gue kaget dia bukan orang yang gak kenal Allah karena miskin ilmu.
Dia justru pernah berpikir seperti ini:
Ah, Allah enggak ada Allah gua tetap bintang.
Allah enggak ada gua tetap terkenal.
Allah enggak ada gua tetap punya uang.
Semodernnya pemikiran dia waktu itu.
Sampai teman dekatnya yang beragama Kristen Edrik Chandra justru yang paling khawatir dan sering nyuruh pendeta-pendeta doain Ivan supaya dia punya iman.
Dari agama manapun.
Yang bikin Ivan berubah dan ini yang unik:
Allah tidak memanggil Ivan balik di saat dia lagi jatuh. Tidak di saat dia bangkrut.
Tidak di saat putus cinta. Tidak di saat ada masalah besar.
Allah mengajak pulang di saat aku lagi baik-baik aja.
Ivan lagi birthday holiday di New York.
Bosan.
Iseng ngomong ke teman:
Yaudah umrah deh.
Telepon travel hari itu.
Landing Jakarta besoknya langsung umrah.
Dan umrah itu jadi umrah pertama dalam hidupnya yang dia benar-benar ibadah.
Bukan yang sebelumnya yang dia sendiri akui: umrahnya 2 hari, Paris-nya 6 hari.
Datang foto sama banner Ivan Gunawan terus pergi lagi.
Doa di Ka'bah yang terkabul:
Di umrah itu dia minta satu hal spesifik ke Allah butik di atas tanah 450 m di Jalan Abdul Majid.
Pulang dari umrah tahu-tahu ada uang.
Tahu-tahu kebeli.
Di situ aku ditampar.
Oh, ternyata Allah ngedengerin ya doa kita.
Kalau mau sesuatu ngapain harus minta ke orang lain?
Minta aja langsung.
Puasa 30 hari penuh pertama kali di usia 43:
Tahun 2025.
Seumur hidup baru pertama kali puasa full sebulan.
Di usia 43 tahun.
Dan malam takbiran itu untuk pertama kalinya dia benar-benar merasakan arti Idul Fitri.
Dengar takbiran tuh merinding.
Ngerasa menang beneran.
Kayak kita tuh champion.
Karena kita benar-benar ngelaksanain suruhan Allah.
Haji yang dia persiapkan seolah tidak akan pulang:
Sebelum berangkat haji Ivan gunting semua kartu kreditnya.
Lunasi semua utang.
Selesaikan semua urusan bisnis.
Bukan karena disuruh.
Tapi karena dia genuinely takut mati di sana dan mau berangkat dalam kondisi bersih.
"Aku berangkat sendiri.
Tidur sendiri.
Ngurusin sendiri.
Semuanya sendiri.
Dan ternyata kesendirian itu memperkenalkan siapa diri gue.
Perubahan yang paling konkret:
Ivan memutus kontrak desain botol minuman alkohol yang lagi laris-larisnya minta namanya dihapus dari botol.
Tutup semua kartu kredit.
Pindah ke bank syariah.
Di butiknya sekarang ada speaker besar dari Madinah yang bunyi keras pas waktu salat. Satu butik kedengaran. Semua karyawan salat berjamaah.
Kalau lu enggak salat, lu budek berarti.
Ivan tidak punya anak.
Tapi kalau suatu hari dipanggil Allah dia mau meninggalkan brand yang stabil, beberapa masjid, ratusan anak yatim yang bisa mendoakannya, dan karya-karya yang pernah dia buat.
Di Islam yang dilihat adalah hasil akhirnya.
Semoga finish di situasi yang baik.
Dan untuk anak muda yang mau jadi seperti Ivan:
Kalau kalian mau jadi saya kalian harus melewati 25 tahun berkarya.
Apa yang kalian lihat hari ini?
Saya bukan orang kemarin.
Saya bukan orang hari ini.
Tapi saya orang yang hadir dari 25 tahun yang lalu.
Yang bikin cerita Ivan ini berbeda dari kisah hijrah kebanyakan adalah dia tidak drama.
Tidak ada mimpi didatangi malaikat.
Tidak ada kejadian supernatural.
Cuma gerakan hati yang pelan-pelan dan dia ikutin.
Dan ternyata itu cukup.
Gue udah pakai ChatGPT hampir 4 tahun.
Tapi sejak nyoba Claude, banyak hal yang gue lakuin di ChatGPT terasa... kurang.
Bukan karena ChatGPT jelek. Tapi karena Claude punya kelebihan yang beda banget di hal-hal tertentu.
Gua udah buatin 50 prompt yang langsung bisa kalian coba di Claude sekarang
Jangan lupa di save!🧵
Daftar menu MBG hari ini:
• Sekotak penjara untuk para demonstran.
• Sebutir teror dan segelas air keras untuk pegiat demokrasi dan hak asasi manusia.
• Serenteng takut untuk warga kebanyakan — kalian tidak mau bernasib sama seperti mereka, kan?
🥀
Ketegaran Perempuan Iran
A [Jurnalis]: Siapa nama anakmu?
B [Perempuan Iran]: Hamin
A: Berapa usia anakmu?
B: Dua setengah tahun
A: Masih pakai popok ya?
B: Ya
A: Nyonya, jika air panas terputus, bagaimana kamu mau mengganti popok anakmu? [di Iran, hampir semua rumah ada keran air dingin & air panas]
B: Pak.. Allah itu Mahabesar! Kami sama sekali tidak memikirkan hal remeh kayak gini. Bagaimana dengan anak-anak Palestina yang bertahun-tahun mengalami situasi seperti ini? Apa beda anak kita dengan mereka? Saat ini kita berperang supaya besok mereka bisa hidup lebih nyaman; anak saya juga bisa memiliki masa depan yang lebih baik.
Jika kita hari ini masih memikirkan soal ada air panas atau tidak, ada popok atau tidak, dunia akan terus berlangsung seperti ini. Harus ada yang berdiri melawan mereka [para opresor/pelaku kezaliman di dunia, yaitu AS-Israel].
A: Nyonya, saya salut pada semangatmu!
sumber video: @iranscreenshot
Kita semua pernah mengalaminya. Seorang guru berdiri di depan kelas yang berisi 30 siswa setelah menjelaskan materi yang cukup rumit, lalu menutupnya dengan kalimat maut: "Sampai sini, ada pertanyaan?"
Hening. Murid-murid mendadak sangat tertarik mempelajari pola kayu di meja mereka atau menghitung jumlah cicak di langit-langit.
Di rumah, polanya serupa. Orang tua bertanya, "Gimana sekolah hari ini?" dan mendapatkan jawaban satu kata yang legendaris: "Biasa."
Kenapa ini terjadi? Apakah anak-anak kita kehilangan rasa ingin tahu? Ataukah jangan-jangan, kuncinya bukan pada jawaban mereka, melainkan pada kualitas kunci yang kita gunakan, yaitu pertanyaan kita?
> jadi fadia arafiq
> mantan penyanyi dangdut
> jadi bupati pekalongan 2 periode
> nggak paham hukum, serahin urusan ke sekda, cuma ngurus seremonial
> kena ott kpk 24 miliar dari total proyek 46 miliar
maret 2026
> mobil listrik abis batre pas lagi pelarian
> diciduk kpk pas lagi antre ngecas di spklu semarang
> rompi oranye resmi dipake
the persona
> mantan penyayi dangdut yang jadi politisi
> bupati "incumbent" yang terpilih lagi
> klaim nggak ngerti birokrasi
> gaya kepemimpinan "serahkan pada ahlinya" (alias sekda)
the scam (pt raja nusantara berjaya)
> bikin perusahaan keluarga buat monopoli proyek
> pasang asisten rumah tangga (art) jadi direktur boneka
> menangin 17 proyek outsourcing di 21 dinas & rsud
> harga perkiraan (hps) dimanipulasi biar mereka selalu menang
the family business (aliran dana)
> fadia arafiq: jatah 5.5 miliar
> suami (anggota dpr ri): jatah 1.1 miliar
> anak (anggota dprd): jatah 4.6 miliar
> anak kedua: jatah 2.5 miliar
> sisa 3 miliar ditarik tunai buat "operasional"
the cruelty (sisi gelap)
> potong dana stunting 15% (padahal buat gizi anak)
> tukang parkir puskesmas wajib setor 35rb per hari
> kalo setoran kurang, tukang parkir dipaksa nombok pake duit pribadi
> wa group "belanja rsud" isinya foto gepokan duit setoran harian
the defense
> "saya kan cuma mantan pedangdut, nggak paham hukum"
> bilang semua urusan teknis itu kerjaan sekda
> merasa nggak bersalah karena cuma "menjalankan tugas"
> kpk ketawa karena dia udah 15 tahun di politik
status pemkab
> sekda & 12 pejabat sempet diangkut kpk
> kpk bongkar praktik jual beli jabatan (kepala puskesmas 100jt)
> banyak ASN yang mulai "nyanyi" soal tekanan dari atasan
ROT IN THE HELL
TW; Darah, kekerasan | Dari banyak jepretan Stanmeyer di Indonesia, foto-foto ini mungkin yang paling mengacaukan perasaan.
Detik-detik pembunuhan Joaquim Bernardino Guterres, seorang pendukung kemerdekaan Timor Leste, oleh anggota Brimob di jalanan kota Dili, 26 Agustus 1999 🥀