Sesusah ini loh buat sekadar berangkat kerja agar tetap bertahan..
Makannya ngerasa ga adil ada yang tiba2 jadi komisaris gitu aja, dan kemana2 naik alphard.
Minggu lalu gue nonton reel, “Kenapa perempuan banyak yang rush into relationships/marriage, sementara laki-laki cenderung lebih santai?”
Terus orangnya jawab;
“Coba lo bayangin kalo dari kecil cowok-cowok diajarin bahwa mereka cuman bisa kerja sampai umur 25. Setelah itu mereka nggak akan bisa menghasilkan uang lagi. Menurut lo, mereka bakal desperate buat buru-buru kerja dan cari duit nggak, apalagi ketika semakin mendekati umur 25? Exactly.
Kurang lebih begitu juga dengan perempuan. Kita hidup dalam sistem patriarki yang dari kecil sering mendoktrin bahwa perempuan ‘harus’ menikah sebelum umur 30. Begitu lewat 30 dan belum menikah, langsung ada stigma macam-macam: terlalu pemilih, susah dapat pasangan, nggak laku, dan sebagainya.
Kalau dari kecil lo tumbuh dalam lingkungan yang terus-terusan menanamkan standar seperti itu, ya mau nggak mau lo akan merasa dikejar waktu. Jadi bukan semata-mata karena perempuan ‘terlalu desperate’ buat menikah, tapi karena sejak kecil kita udah diajarkan bahwa ada batas waktu tertentu untuk mencapai hal tersebut.”
and I fucking gagged.
Satu scene yang paling memorable: ibu yang meninggal mendadak dalam tidur.
Sehari-hari beban yang ia pikul sangat berat. Ikut berladang dan bekerja di pabrik kayu, setelah itu tidak bisa langsung istirahat karena pekerjaan domestik sudah menunggu—memasak, membereskan rumah, mencuci baju. Belum lagi harus memikirkan perkembangan anak-anaknya.
Mendengar keluhannya saja sudah terasa melelahkan, apalagi menjalaninya 😭
Liberation Noted bukan drama yang mudah ditonton. Alurnya lama dan konfliknya terlalu nyata…
Tapi aku berhasil menamatkanya, sampai skrg masih membekas banget.
W pernah ngamuk ke abang w karena “ngambek” ipar w kecapekan ngurus anaknya yg masih bayi, tapi lupa ga bikinin kopi pas dia bangun tidur (bangun tidur harus ada kopi).
Emak w denger w ngomel, jadi ikutan ngomel. Kejadiannya di rumah so “my house my rules” kata emak w. Mampus.
For real. Sampe sekarang aku masih inget perlakuan suamiku ketika aku lahiran anak pertama.
Ga akan bosan aku sebut, malam pertama di RS sampe kelar cuti, suamiku selalu tidur sama aku. Aku tau ini NORMAL, tapi engga di keluarga besarku. Di mana biasanya abis lahiran itu ...