γ €
KOLAK.
Maaf gua lagi banyak hilang akhir-akhir ini. Kalo butuh sesuatu bisa chat di dm ya walaupun bakal slow respon banget. Atau ke CA gua. Boleh dm kalo mau.
Thanks.
γ €
γ €
Usai ibadah mingguannya selesai, seorang pemuda kembali ke dalam kendaraan hitam mengkilat miliknya.
Di dalam sudah terdapat beberapa kudapan manis untuk diberikan pada seseorang yang sudah membuat janji dengannya.
γ €
@Lirtara γ €
Kuasa meraih pisau juga garpu lalu memotong daging yang sudah tertata rapi di atas piring.
"Why?" Beberapa gigitan dilakoni. Kemampuan memasak @Lirtara memang tidak perlu diragukan lagi. Selalu nikmat untuk disantap.
γ €
@Lirtara γ €
"Nanti aku bantu. Aku gak setega itu," ujarnya setelah melihat ekspresi sedih dari sang kawan, @Lirtara.
"Ayo makan. Sambil ceritain, gimana runway kemarin."
γ €
@Lirtara γ €
Si tuan berikan senyum lebar setelah mengetahui jawabannya benar. Satu tepukan tangan diagih sebagai selebrasi dari 'kemenangannya'.
"Hahaha. Siapa dulu."
Semakin tinggi sudut bibirnya terangkat kala si nona hidangkan makanan tersebut.
γ €
@Lirtara γ €
"Well.. okay deal. Interesting enough." Sang wira mulai menganalisa wangi yang masuk ke dalam indera penciumannya.
"Steak?" Tebakan pertama, berharap dapatkan 'iya' sebagai jawaban dari @Lirtara.
γ €
γ €
buat semangatnya bertambah. "Hm.. emangnya dapet apa kalo bener?"
Di saat yang bersamaan, hidungnya bekerja mencari tahu masakan apa yang dibuat @Lirtara.
γ €
@Lirtara γ €
"It's sweet tho. Like what you asked for." Daniel anggukan jemala sebagai jawaban dari ucapan terima kasih lawan bicara.
Raga dijatuhkan pada salah satu bangku di samping meja makan yang sudah tertata. Suasana yang seketika berubah seperti dalam acara televisi,
γ €
γ €
Harum makanan yang dibuat ciptakan rasa penasaran pada benaknya. "Wangi banget. Kamu masak apa, @Lirtara?" Pertanyaan akhirnya terlontar seiring barang-barang yang dibawanya diletakkan di atas meja.
γ €
γ €
"You asked for something sweet. So here they are, cotton candy, mocha, cookies, and my lips." Sengaja diberi jeda sejenak sebelum diikuti kekehan. "Kidding."
Dapatkan izin masuk, Daniel lepaskan sepatu yang melekat lalu melangkah ke dalam.
γ €
γ €
Dengan kuasa yang penuh dengan banyaknya barang, Daniel merajut langkah masuki lobi apartemen pun menuju unit milik Elodie.
Susah payah, si tuan menekan bel pintu apartemen @Lirtara.
γ €
@Lirtara γ €
Dapatkan jawaban dari Elodie, segera si pemilik kendaraan bergerak mencari parkir untuk mobilnya.
Keluar dari si hitam, bergerak sang tuan menuju bagian belakang guna memasukkan beberapa titipan sang gadis.
γ €
γ €
Menit selanjutnya, tungkai bergerak injakkan pedal gas guna lajukan kendaraan menuju kediaman sang kawan.
Tepat kala waktu tunjukkan pukul 17.55, Daniel tiba di apartemen Elodie. Kembali diambil gawai miliknya tuk kirimkan pesan singkat.
γ €