@txtdrimedia Memposisikan mbg untuk ibu hamil sebagai tameng. Padahal baru jg dimulai segmentasinya. Tunjukin dong data evaluasi dampak program ke target penerima. Yg ditunjukin malah capaian lapangan kerja, pengadaan barang ga penting, etc. Cih
Indonesian authorities will deploy thousands of police and soldiers ahead of a planned protest by students, who are angry at the rising cost of living and want President Prabowo Subianto to rein in big-ticket spending and revive the economy https://t.co/Ztu8PQ8AN9
Barisan tentara memblokade demonstran di sekitar Thamrin Plaza Jakarta yang akan menuju titik kumpul protes di Bundaran HI. Ini pertama kali militer diterjunkan mengadang demo publik sejak terakhir kali.
Tuntutan demo 12 Juni 2026 mengenai kenaikan BBM, proyek boros duit rakyat seperti MBG dan Kopdes Merah Putih, kementerin gemuk yang inkompeten, militerisasi di ruang sipil, dll.
Dokumentasi lapangan oleh tim redaksi Project Multatuli.
#AksiIndonesiaBangkrut #Mahasiswa
Tanggal 25 Mei 2026.
Mama Yasinta Moiwend dijemput dg Privete Jet Milik PT Jhonlin Group di Wanam dan di kawal oleh Ibu Kepala Distrik Ilwayab Crstin Rumlus dan Komdan Mandala Berangkat ke Merauke dan langsung ke Jakarta.
Keluarga semua tidak Tauh dan Hilang Kontak sampai tanggal 29 Mei 2026 tiba tiba mama muncul di media sosial dan media Meinstrim dan berita berita nasional terkait dg Laporan Ke Polda Metro Jaya.
Informasi dari Arnoldus Anda di Merauke
@Mulalt_@Dandhy_Laksono@BentalaRakyat@GreenpeaceID
Komunitas Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyebut militer Israel mencegat 25 kapal Global Sumud Flotilla hingga 18 Mei 2026 pukul 21.15 WIB.
Ada sembilan orang relawan dan jurnalis asal Indonesia yang ikut dalam misi kemanusiaan ini.
#GlobalSumudFlotilla
Baca di sini: https://t.co/WjZgPDZsn1
Dalam sidang kasus penyiraman air keras di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Sersan Dua Edi Sudarko menyebut aktivis Andrie Yunus bersikap arogan dan overacting saat menggeruduk rapat tertutup pembahasan RUU TNI di Hotel Fairmont Jakarta.
~IQ #AndrieYunus #TNI #airkeras
Kasus media tunawisma (homeless media), mengingatkan pentingnya pagar api, yaitu pemisahan tegas antara ruang redaksi dan kepentingan bisnis, politik, maupun pemilik modal. Pagar ini menjaga agar berita tidak dikendalikan sponsor, pemilik perusahaan, partai politik, atau kepentingan pribadi wartawan.
Tanpa pagar api, media kehilangan independensinya. Berita bisa berubah menjadi alat promosi, propaganda, atau transaksi kekuasaan.
Bahaya ini sebenarnya tidak hanya terjadi pada homeless media (kanal personal atau media tanpa struktur redaksi jelas), tetapi juga media mainstream.
Pada homeless media, masalahnya sering berupa tidak ada kode etik, sponsor dan donatur mempengaruhi isi, opini bercampur dengan fakta, pembuat konten merangkap buzzer, atau konsultan politik, tidak ada mekanisme koreksi dan akuntabilitas.
Sementara pada media mainstream, pagar api juga mulai retak ketika pemilik media ikut politik praktis, redaksi ditekan kepentingan bisnis grup perusahaan, pengiklan menentukan arah berita, jurnalisme diganti logika klik dan algoritma, newsroom takut kehilangan akses kekuasaan.
Akibatnya sama, publik sulit membedakan mana informasi independen dan mana narasi pesanan.
Jika homeless media berisiko menjadi propaganda tanpa institusi, maka media mainstream berisiko menjadi propaganda yang tampak profesional. Keduanya sama-sama berbahaya bagi demokrasi karena merusak kepercayaan publik terhadap media dan fakta itu sendiri.
Saat media mainstream makin melemah, media tunawisma mesti membangun kode etik dan pagar api, agar tidak jatuh pada masalah yg sama yg dialami media mainstream. Masalahnya, apa mungkin dg struktur media tunawisma?
Pada ultah ke-1 @projectm_org, Viriya Singgih memakai tema Dead Press Society utk menyambut kemunculan media nonprofit yg didanai pembaca. HUT ke-5 PM, judul itu ia pakai utk serial yg mengajak kita melihat represi pers di era Prabowo.
Artikel perdana: https://t.co/bxbTCi1y5C
hari buruh-hari pendidikan nasional-hari kebebasan pers. entah bagaimana ketiganya beruntun di awal bulan ini. doa terbaik untuk para pejuang yang senantiasa memperjuangkan signifikansi ketiganya
“Itu nanti ada tim, tim asesor. Tim asesor itu yang nanti akan memilih dia ini adalah aktivis atau dia bukan aktivis,” kata Menteri HAM Natalius Pigai dalam wawancara khusus dengan ANTARA di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Baca selengkapnya: https://t.co/ygLisrV667
~RK #HAM#aktivis #timasesor
Keluarga besar KompasTV menyampaikan duka sedalam-dalam atas berpulangnya salah satu rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain).
Semoga almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.
Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama ini. Jejak kebaikan dan kenangan Ain akan selalu hidup di hati kami.
Narasi "menertibkan kritik" muncul beriringan dengan pelaporan sejumlah akademisi ke polisi, bahkan setelah kasus penyiraman air keras Andrie Yunus. Bukan kebetulan.