Lo baca lanjutannya deh. Di situ dia jelas menulis bahwa itu faskes rujukan satu-satunya yang punya alat untuk kondisi medis dia. Baca tuh yang lengkap, cek profile dia gitu lho. Dia mau pindah ke mana lagi? Lo baca tidak bahwa dia disuruh pindah ke kamar mayat dan alam lain?
Dari bahasa yang dia gunakan dia cuma menulis dua kalimat.
Kalimat pertama "Delapan jam belum dapat ruangan." Ini sebuah fakta. Ini kenyataan yang dia hadapi.
"Ga mau spill RS-nya, soalnya gue pake BPJS," ini dia namanya sadar diri. Dia tau dia membutuhkan jasa RS (lewat program BPJS) tersebut sehingga besar kemungkinan bahwa dia tidak ingin nama RS tersebut jelek.
Opini apa yang digiring di sini? Bahwa dia delapan jam tidak dapat ruangan? Bahwa dia tidak spill nama RSnya? Bahwa dia menggunakan BPJS?
Pun dia tidak sekalipun menyinggung tenaga medis dan kesehatan. Nakes dan named di Threads aja yang baper dan julidnya kebangetan. They can go fuck themselves.
Beda pandangan ya boleh aja, but make it make sense.
#intinyadeh ada pasien BPJS ngeluh di Threads udh 8 jam nunggu blm dpt ruangan.
Dihujat, dikatain miskin, disuruh serangan jantung, iris nadi aja biar cepet, ke kamar jenazah aja, dll. Termasuk oleh dokter2.
Trus keluarganya ngabarin klo ybs meninggal, diduga telat ditangani.
Yang dikorupsi bukan proyek mewah atau barang mewah, melainkan pakan satwa. Dampaknya bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, tetapi tubuh yang kurus, hewan yang sakit, dan nyawa yang hilang. Mirisnya, korbannya bahkan tidak bisa meminta keadilan.
disappointed tu KECEWA
devastated tu TERGUNCANG
gutted tu TERPUKUL
frustrated tu KESAL, MENGKAL, DONGKOL, SEBAL, JENGKEL, GONDOK, PEGAL HATI, SALAH HATI …
yg picik kosakata kalian yg disalahin bahasanya 😀 kapan terakhir kali make kata RONGSENG? PEDAR HATI? bahkan TERGUNCANG?