Anakronism Salafi Wahabi yang membuat Umat Islam menjadi mundur dan seakan Islam menjadi agama yang kolot dan konyol.
Mereka menggunakan pendekatan2 tekstual pada hukum2 yuridis Islam, kaku dan eklusif, ini berbahaya, konyol dan sedikit lucu.
Slogan kembali kepada Al Quran dan Hadist adalah terma yang berbahaya, yg kemudian para pengikutnya tidak ngaji kepada Ulama yg benar dan hanya belajar dari Al Quran dan Hadist terjemahan.
Padahal Quran Hadist utk memaknainya harus ada konteks, harus disanggah dg begitu banyak disiplin keilmuan lainnya, agar apa? agar integral dan benar.
Pada satu semangat Salafi Wahabi soal Tasayabbuh misalnya, Siapa2 yg meniru kebiasaan satu kaum, maka dia termasuk dalam bagiannya, tekstual kaku dan akhirnya takut ke terompet, mengharamkan kembang api dll.
Waspada ajaran Salafi Wahabi, soal Ta`bid, Takfir, mending berhenti ikut kajiannya, cari ust2 yg bener aja, yg adem, kontekstual cinta tanah air, karena mereka berbicara atas sadan keilmuan yg jelas dan keluasaan keilmuannya, bukan hasil forum2 kajian yg kemudian jadi ideolog agama.