Bunuh Heidy.
BUNUH Heidy.
Bunuh HEIDY.
BUNUH HEIDY.
Itu kata-kata yang membayangi otakmu yang kalut. Pembunuh harus dibunuh. Pembasmi harus dibasmi. Semua dari kalian mulai berlarian menerjang Heidy.
"AAAAA!!!" Seorang Neira berteriak di tengah kegaduhan yang sengit. Ia berlari, berusaha menerjang Heidy yang berdiri di ujung aula. Namun belum sejengkal ia menyentuh Heidy, kepalanya meletup, mengotori lantai dansa dan wajah Heidy sendiri.
"Neira! Cari dia! Cari Antonius! Semua yang ada di dalam dirinya dipermak habis-habisan demi menyelamatkan kalian. Dia adalah juru selamat kalian."
Dia adalah Neira."
Kau mengalami dilema yang kuat. Lagi-lagi, siapa yang harus kau percaya? Rubah Oranye, atau suara berat yang sebatasnya hanya kau dengar?
"Neira," suara yang sedari tadi menggebu-gebu kini mereda. "Bukankah kalian hendak selamat?"