Notulen Yapping prabowo hari ini
- Kita bangsa besar (again)
- Kita produsen kelapa sawit yg besar (again)
- Koperasi harus diperkuat, diperluas, (harus di duku g yeyeye)
- Desa harus bisa jadi pusat ekonomi baru (kan gk pake dolar pak?)
- Koperasi desa harus kuat (ashiappp)
- Kita harus terus memberikan makan gratis (mbg always)
- BANGSA BESAAAAARRRRRR (again)
- Tidak ada bangsa lain yg akan kasian sama kita (ya iya???)
- MERDEKA 3x
Presiden paling bodoh, paling tone deaf, paling NPD dan ntah lah udah gatau lagi mau nulis apa.
Semoga disulitkan sakaratul mautnya. Diadzab dunia akhirat.
Aamiin
Far too much in Indonesia depends on a thin-skinned former general with a sketchy human-rights record. Prabowo Subianto needs to hear some unpalatable truths https://t.co/8cvnt563TJ
Photo: Getty Images
SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini.
Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.
Summer 2024. Michael Olise lagi ngejalanin rangkaian tes medis buat ngelarin proses transfer dia ke Bayern dari Crystal Palace.
Tiba-tiba, dia disodorin foto trofi UCL sama staff Bayern yang dibilang: “lo akan menangin ini.”
Olise jawab: “Iya, itu rencananya.”
Semalem, dia ngebantu Bayern ngalahin si raja UCL, Real Madrid, yang berpeluang besar trophy-less musim ini.
Ini orang akrab sama label ‘nonchalant’ karena hemat ngomong, bisa handle situasi dengan kalem, dan bisa ngelewatin bek lawan gampang banget tanpa effort.
Ini hard worker yang hobi lari sana sini, sering pulang latihan paling belakangan buat latihan teknik, commit ke taktik pelatih, tapi tetep santai di situasi apapun. He really is a cold-blooded killa.
Pas didatengin Bayern seharga €53juta & dipertanyakan banyak orang soal harganya, Olise cuma bilang: “sebagai pemain, lo ngasih jawabannya di lapangan.”
Long story short, sejauh ini Olise udah bikin 90 G/A (38 gol+52 assist) cuma dalam 98 pertandingan buat Bayern. Dia juga satu-satunya pemain Bayern yang main di semua match Bundesliga musim lalu. Sakit banget.
Olise punya passion buat nyerang. Attack, attack, attack. Mendominasi lawan & bikin mereka panik, ngerasa under pressure. Bukan cuma di bola, tapi di olahraga favorit dia yg lain, catur.
Bedanya adalah di eksekusi. Kalo di catur Olise ngatur gerakannya pake strategi, di lapangan, dia lebih nyerahin itu ke instingnya. Di catur dia makan pion lawan, di lapangan dia makan poin lawan.
Karena fetish-nya menang, Olise nyoba segala cara buat bikin kiper lawan lelah sampai nyerah. Hingga tetes terakhir. Tanya aja Andriy Lunin.
Dear Gen Z,
Buat kamu yang sudah mati-matian nyelesain pendidikan, pontang-panting cari kerja, sampai rela ikut bootcamp dan magang gratisan buat nambah pengalaman, bahkan harus keluarin uang lagi cuma buat memoles CV supaya dilirik perusahaan.
Kamu yang berbulan-bulan berjuang, akhirnya diterima kerja.
Tapi ternyata tempat kerjanya toxic dan punya atasan yang bikin mental breakdown.
Setiap hari harus desak-desakan di transportasi umum, berangkat subuh, pulang malam, kamu tetap bertahan. Karena kamu tahu, cari kerja sekarang susahnya bukan main.
Semua dijalani demi gaji yang sebenarnya nggak seberapa, mengingat harga-harga sekarang semua serba mahal.
Kamu lalui hari-harimu sambil pura-pura kuat, meski kadang duduk di pojokan buat nenangin kepala yang rasanya mau pecah.
Saat terima gaji, kamu merasa senang tapi sedikit mengelus dada, karena nominalnya berkurang agak lumayan akibat potongan pajak.
Kamu coba ikhlas sambil berdoa, semoga pajakmu benar-benar terpakai untuk pembangunan. Kamu sedikit bangga karena ikut berkontribusi.
Sampai di bulan Januari 2026, kamu baca berita:
Indonesia memutuskan bergabung dengan Board of Peace, dan Indonesia ikut iuran Rp17,9 triliun, uang dari sebagian besar APBN untuk disetor ke Trump.
Ya, sebagian yang disetor itu adalah uang kamu.
Gimana perasaan kamu?
Aceh seperti gak di apa apain dan terkesan dibiarkan begitu saja khusus yang bagian dalam💔😭.
Kayu sebanyak itu gak tersentuh escavator pemerintah. Sebentar lagi rahmadan 🥀
No viral no escavator
yang mengkhawatirkan dari penguasa yang mentolerir pelaku genosida, adalah kemungkinan penguasa itu punya visi yang sama dalam menggunakan kekerasan demi mencapai tujuan.
Banyak yang ngga ngerti kalo:
Ngga suka Prabowo bukan berarti otomatis suka Anies.
Ngga suna Anies bukan berarti otomatis suka Prabowo.
We can hate all politicans and that’s fine.