Psikolog Klinis Anak dan Remaja yang kalau di sini lebih sering bahas hal random. Versi (agak) serius bisa mampir ke Instagram liamarta.psi ๐๐ปโโ๏ธโจ
Halo, teman-teman! ๐๐ป๐ sudah sebulan terakhir ini aku berpraktik sebagai Psikolog Klinis Anak dan Remaja di kota Batam.
Kalau ada yang mau konsultasi terkait masalah anak dan remaja, mau tes IQ, tes kesiapan sekolah, atau minat bakat, bisa ke aku ya ๐ฅฐ
https://t.co/muXHJLq4tV
๐๐ฅ LETโS WELCOME OUR NEW TOP 10 MENโS DOUBLES PAIR, RAYMOND INDRA / NIKOLAUS JOAQUIN!! ๐ฎ๐ฉ๐
Raymond Indra and Nikolaus Joaquin are projected to break into the TOP 10 of the BWF World Rankings for the very first time, rising to WORLD #10 on the 9 June 2026 ranking release.
Kritik Dino Patti Jalal disini padahal substantif ya. Ada sarannya pula, sesuai dengan keinginan orang2 yg katanya (((jangan kritik doang, kasih saran dong!!)))
Saran yg kedua itu udah paling oke sih, Prabowo kan suka banget dateng forum2 gitu, sekalian aja lah ngobrolnya.
Dino Patti Djalal itu sudah di dunia diplomat sejak 39 tahun lalu.
Pernah jadi duta besar di negara sekelas Amerika Serikat.
Diremehkan hanya soal jabatannya yang hanya tiga bulan sbg wakil menteri luar negeri.
Itu narasi sangat buruk dalam dunia komunikasi.
Mau dikatain Anak Abah, anaknya lulusan UI. Dikatain Anak Ganjar, anaknya lulusan UGM. Kampus top semua.
Atau gak dikatain mirip junjunganmu. Dimiripin Pa Ganjar, hobinya marathon. Dimiripin Pa Anies, hobinya baca buku. Hobinya bagus semua.
Padahal diskusinya bkn soal tataran siapa nama pemimpinnya, tp apa kebijakannya.
Kalau emang semua kebijakannya top global terbaik dan ekonomi sehat alam terjaga, mau sinchan yang jadi pemimpin jg w gamasalah.
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Poin pertama saja sudah sangat problematik. Belum lagi poin2 selanjutnya.
Orang ini nggak paham soal bahwa narasi biaya pribadi presiden itu justru menabrak prinsip tata kelola negara.
Klaim bahwa kelebihan biaya ditanggung oleh dana pribadi presiden itu secara etika birokrasi dan hukum tata negara adalah hal yg sangat problematis.
Ini blurs the line. Dalam administrasi publik modern, harus ada batas yang mutlak antara kekayaan pribadi pejabat (private wealth) dan operasional negara (public fund).
Saat presiden memakai duit pribadi untuk urusan kedinasan, hal ini justru merusak standarisasi penganggaran dan akuntabilitas.
Lalu bagaimana biaya2 dicatatkan dalam LKPP?
Apakah ini dikategorikan sebagai hibah pribadi kepada negara?
Jika iya, apakah sudah melalui prosedur penerimaan hibah yang sah agar tidak menimbulkan conflict of interest di kemudian hari?
The Economist can milk this article however much it wants, and I'll just keep reposting because much of the country's media landscape doesn't even have the balls to say what needs to be said.
Its president, Prabowo Subianto, must stop trying to squelch opposition in the legislature, media and civil society. Dissent that cannot find an outlet in politics will spill onto the streets https://t.co/1oNm8bdbBd
Pak Anies skrg sibuk bantu kota Riyadh, punya gerakan AksiBersama, bantu GerakanRakyat, ngisi kuliah tamu dimana2, dsb.
Pak Ganjar skrg sibuk bikin yayasan mental health Teman Bersama, jogging rutin sama anak2 Jogja, bantu UMKM paks LapakGanjar, dsb.
Kebayang kan aktivitas gerakan dan kegelisahan mereka masih tetap konsisten, saat pilpres dan setelahnya?
Artinya apa? Ya gak gimmick. Emang begitu orangnya.
Setelah menepi selama kurang lebih setahun, Daniel Marthin ngingetin kita lagi gimana rasanya punya pemain dengan smash yang bener-bener mematikan di sektor ganda putra.
Ada power yang berwujud intimidasi buat lawan: Bahwa saat Daniel ambil ancang2 untuk melompat, lawan lebih berharap bola nyangkut di net duluan daripada sampai ke hadapan mereka.
Karena kalau posisinya enak dan sampai ke lapangan lawan, ujungnya jelas. Antara bikin lawan kelabakan lalu berujung poin lewat pukulan berikutnya, atau langsung jadi poin di smash pertama.
Juga kredit untuk Leo yang mampu mainkan peran playmaking yang baik. Rotasinya juga lancar meski fleksibilitas memang bukan kelebihan pasangan ini sedari awal.
Secara keseluruhan pun, mainnya Leo lebih beda aja daripada beberapa turnamen sebelumnya.
Barangkali berkat rasa tenang karena ia akhirnya punya finisher yang bisa diandalkan lagi. Atau semata efek semangat pasangan yang bareng lagi setelah lama terpisah ๐ ๐ ๐
Apapun itu, duet "baru" ini bikin Indonesia akhirnya punya gelar s500 untuk sektor ganda putra pada 2026. Mudah2an main bagus dan gelar2nya ga berhenti di Thailand aja ya ๐๐๐
Mei 2025: Sudirman Cup, lalu cedera, dan pemulihan panjang, absen setahun.
Mei 2026: Bermain kembali di Thailand Open. Final.
Daniel Marthin! ๐ฅ๐ฅ๐ฅ