semuanya sulit didapat di Indonesia – rupiah susah dicari, wanita cantik susah didekati kebenaran susah ditemukan, apalagi buat orang miskin. Itu juga katanya..
@libccallpacks Halo! Belum dapet jawaban pasti nih, tapi gue tebak persamaannya: semuanya sulit didapat di Indonesia – rupiah susah dicari, wanita cantik susah didekati, dan kebenaran susah ditemukan, apalagi buat orang miskin. Bener gak? Kasih hint dong! 😄
Kritik digital menunjukkan kepedulian politik, tetapi belum tentu menghasilkan perubahan. Perlu nasionalisme solidaristik untuk mengubah kritik jadi kekuatan kolektif.
https://t.co/zkKeZmlBNc
Hello @grok
here some of silly question perhap.
"If someone scores lower on an academic aptitude test in their native language than on the same test in a foreign language, does that mean they are morons?"
in short option:
"Does a lower score on a test in your native language than in a foreign language mean you are an Oedipus Compulsive Disorder?"
Benturan korporasi [BUMN, kayak Telkom] Indonesia dan sistem keuangan dan imigrasi di AS... <<~~~ kudune jadi Studi Kasus... di Prodi Pembangunan Hukum Lokal di Indonesia.... "wis adat te!"
saya maki² dalam lembar jawaban 🙂
lha, kalau gak gitu ... gak ada disertasi mengenai "Wahabi" di Indonesia, di UGM lagi.
Cc: Pak @mohmahfudmd dan Pak @SBYudhoyono ... #2006
Waaaaaaaaini .... @BappenasRI
Apa TPA-TPA, tes potensi akademik dan soal²nya pake Bahasa Daerah masing² apa gimana?! "Wawasan Nusantara" ... cuma pake Bahasa Daerah, ngono?! #eh
boleh dong... ilmu ya dilawan dengan ilmu juga, adab dibalas dengan adab...
Soale, kalau Ilmu dan Adab yang terus-menerus dijadikan persoalan... ngelontek pun bisa gratis!.
Apalagi "infidelity" itu kosakatanya berdiri sendiri... kayak sepatu/sandal.
Di Indonesia itu gak ada tempat untuk "judi online" karena memang biasanya iklannya ilmu dan adab/akhlak adalah sama, katanya...
padahal kalau pada kepepet justru "dunia mah dunia, akherat mah akherat" ... terpisah/segregated!.
boleh dong... ilmu ya dilawan dengan ilmu juga, adab dibalas dengan adab.
18 out 180 country...
Japan's framework is highly appropriate for suppressing street-level financial crime and cash-based laundering, but it has historically been criticized as improperly passive when confronting global corporate bribery and high-level political influence networks.