"DIA" bukanlah terang disaat gelap, juga bukan hangat disaat dingin. "DIA" hanyalah "DIA" yang akan selalu menjadi ada walaupun berada di tengah-tengah kemustahilan.
Sebenarnya ada benarnya untuk menjadi benang fana diantara white & black seseorang.
Aku yang dulu tidak bisa menerima segala sesuatu di masa lalu dibawa sampai di kehidupan sekarang, jadi belajar kalau hitam di masa lalu akan selalu ada di antara putih di masa sekarang.
"DIA" dengan segala kelembutannya mengajarkan bahwa akan selalu ada orang yg lebih tdk baik dari diri kita sendiri. Yg kita jalani itu bukan takdir itu adalah sebuah pilihan yg Tuhan kasih untuk melihat seberapa bijak kita memilih Karma untuk diri kita di kehidupan kita saat ini.
Effort kepada orang lain perlu dilakukan secara proporsional dan sadar-batas, Memberi adalah hal yang mulia, tapi menghargai diri sendiri adalah hal yang utama.
Love yourself terlebih dahulu guys 😊
Effort berlebihan buat orang yang nggak paham feedback itu cuma buang-buang energi Ketika kita sudah berusaha menyenangkan orang lain tapi tidak dihargai sama sekali "Yaudah".
Upaya yang tidak dihargai bukan hanya melelahkan secara fisik, tetapi juga menggerogoti kesehatan mental, terutama ketika kita menunda kebutuhan diri sendiri demi memenuhi ekspektasi orang lain, Di sinilah pentingnya self-compassion dan membangun hubungan yang saling menghargai.