yoasobi's ikura mentioned iu & said she's been a fan since junior high school. she said she would always try to sing iu's iconic 3 high notes & she watched video of sung sikyung singing with iu. in response, sung sikyung warmly said that iu is truly a really good person ๐
Foto dan video IU pas awal debut kelihatan bayik banget. Kayak anak 10 tahun ikut kompetisi nyanyi huhuhu bayi berjuang biar sampai di titik ini dan tumbuh jadi orang sukses, bijaksana, dan dermawan. Gimana nggak sayang? Panutanku, idolaku โค๏ธ
In 2026, IU continued to gain new fans through Perfect Crown. And if you look closely, many of them are just now realizing how big and cool IU is.
They don't even know that IU is nicknamed the Idol of Idols/ Star among stars ๐
Artist favorite mereka sering lupa fakta kalo mereka juga seorang selebriti saat mereka bertemu IU, tapi fans beberapa selebriti itu dengan berani meremehkan atau berkata hal buruk tentang IU ๐
*Foto dan vidio hanya pemanis
Tak menunjukkan penyesalan, pelaku komentar jahat terhadap #IU dapat hukuman lebih berat di sidang banding
Seorang wanita berusia 30-an yang berkali kali menulis komentar jahat tentang IU dijatuhi hukuman 4 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun di tingkat banding. Selain itu, ia juga diwajibkan menjalani pengawasan dan 80 jam kerja sosial.
Sebelumnya, wanita tersebut dijatuhi denda 3 juta won karena menulis empat komentar bernada hinaan terhadap IU di internet. Ia kemudian mengajukan banding dengan alasan tidak berniat menghina IU dan menganggap komentarnya tidak cukup untuk dianggap sebagai tindak penghinaan.
Namun, selama proses banding, kasus lain yang juga berkaitan dengan komentar jahat terhadap IU digabungkan ke persidangan. Dalam kasus tersebut, ia juga sebelumnya telah dijatuhi denda 3 juta won.
Pengadilan menyatakan bahwa pelaku menggunakan ungkapan seperti penipu dan orang sakit jiwa untuk menyebut IU. Hakim menilai komentar tersebut merupakan penghinaan yang dilakukan dengan sengaja dan telah melewati batas yang dapat diterima masyarakat, meskipun IU adalah figur publik.
Hakim juga menyoroti bahwa pelaku terus menyangkal perbuatannya hingga persidangan banding, tidak menunjukkan penyesalan, belum mendapat maaf dari korban, serta dinilai memiliki risiko tinggi untuk mengulangi perbuatannya.
Selain itu, pelaku juga diketahui pernah menulis komentar di artikel terkait agensi IU dengan isi seperti: "Apa dia menyuap hakim?"
Karena tidak mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung, putusan tersebut kini telah berkekuatan hukum tetap. Sementara itu, IU diketahui telah secara konsisten mengambil tindakan hukum terhadap penyebar komentar jahat sejak 2013 tanpa memberikan keringanan.
https://t.co/vO10OkveoP
Akhirnya itu bisa bener-bener kebantah di tahun 2020, di acara ini. Kesel si sih karna butuh 5 tahun untuk bener-bener nunjukin kalo IU gak kayak yang mereka omongin.
Walaupun 2017 sebenernya udah dispill tapi gak seblak-blakan disini
when people try to hate and tear iu down but but then you see how people within the industry just constantly praise, respect, and show genuine love for her.. i think that sums up the kind of person she truly is
Tau gak kenapa jangan kebiasaan over explain?
Karena pas lo mulai jelasin semuanya terlalu panjang cuma demi bikin orang lain ngerti, walaupun sebenernya lo ada di pihak yang bener, tanpa sadar lo lagi nunjukin kalau boundaries yang lo punya masih bisa dipermasalahin. Seiring waktu, orang jadi ngerasa mereka bebas nuntut penjelasan dari lo, seakan semua hal harus lo buktiin supaya dianggap masuk akal.
Padahal gak semua orang bakal paham meski udah dijelasin baik-baik. Ada juga yang dari awal emang pengen nyari salah atau sengaja milih buat salah paham. Kalau terus diturutin, yang ada malah energi dan pikiran lo sendiri yang habis.
Kadang memilih diam bukan berarti kalah atau gak punya jawaban. Justru itu tanda kalau lo udah cukup dewasa buat tahu mana yang layak dijelasin dan mana yang gak perlu dipaksain. Karena gak semua orang harus ngerti sudut pandang lo, dan gak semua penilaian wajib lo lurusin.
Biar waktu yang ngebuktiin semuanya. Orang yang tulus bakal ngerti dengan sendirinya, sementara yang cuma suka menghakimi tetap bakal nyari celah walau udah dikasih penjelasan panjang lebar.
Guys...
Temen gue baru aja cerita sesuatu waktu ngopi berdua minggu lalu. Dan sampai sekarang kata-katanya masih muter di kepala gue.
Dia udah nikah 6 tahun. Istrinya tipe yang pendiem, jarang ngeluh, hampir ga pernah berantem sama sekali. Semua orang selalu bilang mereka pasangan paling harmonis yang pernah ada.
Tapi ternyata di balik itu semua...
"Lo tau ga kapan istri lo berhenti cerita ke lo?"
Gue diem waktu dia ngomong itu.
"Bukan karena benci. Bukan karena udah ga cinta. Tapi karena dia udah terlalu sering ngerasa ceritanya ga worth it buat dimulai."
Gue langsung inget malam Selasa kemarin. Istri gue cerita soal temennya, gue ngangguk-ngangguk tapi mata masih nempel di layar HP. Sampai sekarang gue bahkan ga bisa inget dia cerita soal apa.
Dua bulan lalu, istri gue nyamperin gue waktu lagi kerja. Dia mulai ngomong sesuatu, gue jawab "iya iya" tanpa noleh sama sekali. Tiba-tiba dia diem dan balik ke dapur.
Gue kira dia udah selesai ngomong.
Ternyata dia milih berhenti karena ngerasa ga ada gunanya diterusin.
Satu kata yang paling sering gue ucapin tanpa sadar selama ini adalah "bentar." Bentar ya lagi fokus. Bentar selesaiin ini dulu. Dan tanpa gue sadari setiap "bentar" itu ngajarin istri gue satu hal secara diam-diam bahwa ceritanya bisa nunggu tapi kerjaan ga bisa. Lama-lama dia belajar untuk ga mulai cerita duluan.
Yang paling nyesek...
Istri yang udah berhenti bercerita itu biasanya tetap kelihatan baik-baik aja. Ga ada drama. Ga ada nangis. Ga ada konfrontasi. Dia cuma pelan-pelan punya dunia sendiri yang lo ga diundang masuk ke sana.
Dan lo baru tau setelah jaraknya udah terlalu lebar.
Malamnya gue langsung nanya ke istri gue. "Sering ga, lo mau cerita sesuatu tapi akhirnya ga jadi?"
Dia senyum.
Bukan senyum seneng. Lebih ke senyum "akhirnya lo nanya" yang bikin dada gue sesak.
"Sering," katanya.
"Kapan terakhir?"
"Tadi sore waktu lo nonton YouTube. Gue mau cerita soal Mama. Tapi lo keliatan asyik jadi gue ga jadi."
Gue bahkan ga inget ada momen itu. Tapi dia inget. Dan dia milih diem daripada ganggu.
Jadi "istri yang pendiem" itu seringkali bukan bawaan lahir guys. Itu istri yang udah nyoba berkali-kali, dan berkali-kali belajar bahwa ceritanya ga cukup penting untuk dapet perhatian penuh, sampai akhirnya dia berhenti mencoba sama sekali.
Malam ini coba tanya ke pasangan lo satu hal.
"Ada yang lo mau cerita ke gue tapi lo ragu gue bakal beneran dengerin?"
Siap-siap dengan jawabannya. Karena mungkin dia udah nyimpen itu lebih lama dari yang lo kira.
โSenior yang dihormati sama semua murid di sekolah ini adalah Senior IUโ
Tahun lalu murid kelas 3 SMA almamater IU tampilin teater musical dari lagu dan dialog drama IU karena terima kasih tiap tahun dikasih beasiswa. Udah pada kuliah kali ya sekarang โบ๏ธ
https://t.co/KxyxWfEJx5