“sayang aku berangkat kerja dulu yaa, nanti kalau udah sampai aku kabarin (pap)”
“sayang aku udah di kantor ya (pap)”
“sayang aku lagi jam makan siang (pap)”
“sayang aku udah selesai kerja, aku pulang dulu ya (pap)”
“sayang aku udah dirumah ya (pap)”
tanpa diminta, tanpa ditagih, tanpa harus overthinking “dia lagi apa ya?”
the most romantic thing isn’t “i miss you” but it’s such a simple thing, not everyone knows how to make someone feel this safe.
aku suka dipanggil sayang, kaya “iya sayang”, “sayangku”, “mau apa sayang”, “sayaaang” YESSS IM YOURSSS please sayangi akuu, apalagi kalo dia panggilnya in the softest tone ARGHHHH feel so loved :D
@pistaciyou Menurut aku ini privilege karna untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi memerlukan biaya yang gk sedikit terutama buat yang beda kota sama ortu seperti biaya kos, makan, biaya kuliah, terus kalo sakit, biaya pulang ke rumah ortu.