Kita disuruh percaya kalau karhutla cuma dampak dari musim kemarau.
Benarkah sesederhana itu?
2026, sekitar 202 ribu hektare hutan dan lahan terbakar dalam tujuh bulan pertama. Naik sekitar 117% dibanding periode yang sama pada 2023.
Masuk Agustus, hotspot terus bermunculan. Dalam pantauan WALHI, ada 202.848 hotspot sepanjang 1โ24 Agustus. Lebih dari 1.300 titik berada di dalam konsesi di Sumatra dan Kalimantan.
Di Papua Selatan, hampir 1 dari 3 hotspot yang terpantau berada di kawasan yang telah dibebani izin atau dialokasikan untuk proyek pangan nasional/PSN.
Di sejumlah konsesi, rekam jejak hotspot dan kebakaran juga kembali muncul.
Terus, siapa yang kena?
Kita.
Lebih dari 3 juta warga terdampak kabut asap. ISPA melonjak. Sekolah, pekerjaan, aktivitas sehari-hari terganggu. Kita menghirup asap dari persoalan yang bahkan tidak kita buat.
Jadi, kalau hutan dan gambut terus dibebani izin, hotspot berulang di konsesi, dan kerusakan terus dibiarkan, artinya negara telah menciptakan bencana ekologis.
Dalam analisis WALHI, persoalan ini perlu dilihat sebagai kejahatan negara dan korporasi terhadap warga ketika negara gagal melindungi rakyat dan lingkungan, sementara kepentingan korporasi terus mendapat ruang.
Karena itu, jangan cuma padamkan apinya.
-Evaluasi dan cabut izin yang terbukti melanggar.
-Tagih biaya pemulihan.
-Pulihkan ekosistem.
-Lindungi warga yang terdampak.
Karhutla jelas bukan cuma soal api. Tetapi juga soal siapa yang diberi izin, siapa yang diuntungkan, dan siapa yang harus menanggung akibatnya.
PULIHKAN INDONESIA.
#KitaBelumMerdekaDariAsapKarhutla #PulihkanIndonesia
๐จ Kondisi di Kapuas, Kalimantan Tengah pagi ini
Kalau jalan ke luar gini mesti hati2 banget, jarak pandang nya pendek karena full asap ๐ท๐ฅบ
Jangan lupa pakai masker selalu ya!
#PrayforKalimantan#AllEyesonIndonesia
yes. dan selain capung, gue selalu sedih tiap mengingat bahwa kita udah jarang ngeliat kunang-kunang (hampir gak pernah lagi bahkan).
sampe beberapa anak-anak gen alpha yang gue kenal, ngira kunang-kunang is a mythical creature ๐ฅฒ
*AWAN PANAS GUGURAN GUNUNG MERAPI*
โ ๏ธ Video awan panas guguran di Gunung Merapi Sabtu, 29/08/2026
- Pukul 09:18 WIB, estimasi jarak luncur 2.000 m dengan amplitudo maks 31,9 mm durasi 142,28 detik mengarah ke barat daya (hulu Kali Sat/Putih).
๐ข Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya dan alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi serta mematuhi rekomendasi resmi.
โก๏ธ Pantau informasi Gunung Merapi disini: https://t.co/wmSP67G4Hm
๐Tingkat Aktivitas Gunung Merapi saat ini SIAGA (Level III). Tetap patuhi rekomendasi
This is what the moon looks like right now over northern Gaza.
By the way, the light you can see beneath the moon is an Israeli military site built on top of the rubble of the destroyed cities.
AI-generated content showing orangutans as pets or interacting closely with humans may look harmless, but it can create the wrong perception of their lives in the wild!
Letโs be more mindful and think twice before creating or sharing AI-generated wildlife content ๐ฆง๐ฟ
Ini bukan tembok, tapi jalanan ya guys ๐ซ Dikirimin temen kalau hari ini makin parah kabut asapnya di jalanan yang biasanya kami lewatin, jadi terpaksa nunda berangkat pergi buat nunggu terang :/
my home country nepal is drowning, many people have lost their lives and many are still missing, please donate to help the victims if any of you can and spread awareness,, any bit helps :(
https://t.co/eVuEuF4gfp
Bambang Setiyawan bukan pendemo. Bambang adl penjual cermin, warga Bendungan Hilir, Tanah Abang. Tadi malam, Bambang yang tidak tahu apapun, diseret dan dipukuli sampai tewas.
Keluarga baru tahu Bambang tewas di jalanan karena sang anak mengenali ayahnya dianiaya via sebuah video yg beredar di media sosial.
Siapa para pembunuh yg begitu kejam menghabisi nyawa Bambang?