WTS BTS World Tour “Arirang” in Goyang Live Viewing
11 April 2026, 16:45
✨️ CGV 23 Paskal Bandung
✨️ SEAT K3
💸 Rp 400,000 (cicil/cod ✅)
Jual karna kelebihan beli tiket
Wellcome to DM
#WTS#BTS_WORLDTOUR#BTS_ARIRANG
🥁 TAKBIR IDULFITRI (MUHAMMADIYAH) 🥁
Allahu Akbar Allahu Akbar
Takbir kemenangan telah dikumandangkan🤩
Mari kita sambut dengan penuh suka cita dan kesyukuran✨ Yuk putar dan bagikan video takbiran ini sebanyak-banyaknya😍
➡️ https://t.co/xlNznS4LQp
#Muhammadiyah
📣𝐃-𝟏📣
내일 13시 'SWIM' MV가 최초공개 됩니다.
Join the "SWIM" MV premiere at the link below.
Don't miss the special countdown with BTS!
🏊♂️ Mar 20, 1PM (KST) | 0AM (ET)
🔗 https://t.co/ahNuxCWgWf
#BTS#방탄소년단#BTS_ARIRANG#BTS_SWIM#KEEPSWIMMING
WTS BTS World Tour “Arirang” in Goyang Live Viewing
11 April 2026, 16:45
✨️ CGV 23 Paskal Bandung
✨️ SEAT K3
💸 Rp 400,000 (cicil/cod ✅)
Jual karna kelebihan beli tiket
Wellcome to DM
#WTS#BTS_WORLDTOUR#BTS_ARIRANG
Ok gw memutuskan utk respon ini sebelum puasa, setelah gw pikir matang2. Here is my thought:
Menurut gw ini adalah peraturan ter-GOBLOK di era peradaban manusia yg udah sangat modern ini.
Peradaban & kualitas SDM Indonesia berasa mundur beberapa dekade.
No offense buat mbak2 yg jadi talent di videonya, you're just doing your job 🙏.
Ya, goblok. Ini bukan umpatan kasar untuk menyinggung (cek KBBI).
Ini sebenar2nya goblok. Here's why.
"Pebisnis" jastip & blackmarket itu hanya 1-digit persentase dari penumpang internasional yg berangkat untuk tujuan lain seperti liburan maupun sekolah.
Let say 95% lah. Mengorbankan 95% untuk menghilangkan let say 5% ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
95% non jastiper & non blackmarketer ini nantinya HARUS terpaksa tiba di airport di atas 3 jam sebelum keberangkatan, hanya utk rebutan sama calon penumpang lain yang terpaksa daftarin semua bawaannya yang kita nggak tau seberapa banyak. Ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
Menurut common sense & akal sehat manusia yg decent, kita nggak mungkin bawa bahkan masih menyimpan SEMUA receipt (bon) barang2 berharga yg kita beli (di Indonesia) hanya utk kebutuhan laporan di becuk. Dengan asumsi becuk primitif & tidak menerima bon elektronik pdf jpg dll. Kalo emang harus kek gini setiap kita jalan2, then ini menurut gw adalah keputusan yang goblok.
Padahal kalau mereka peka & menerima ilmu pengetahuan dan teknologi instead of cuma peka ama fanatisme agama, film2 horor religi islam, politik & uang haram doang, mereka bisa memanfaatkannya untuk membuat regulasi baru yang berbasis teknologi yang memudahkan warga yg HANYA akan berpergian.
Misal; setiap barang berharga tertentu yg di beli, toko wajib minta & melaporkan National ID pembeli ke sistem (ie KTP/Paspor), agar tercatat secara sipil bahwa memang pemilik ID tersebut membeli barang yang resmi terdaftar di Indonesia ATAU memiliki barang berharga LN yang sudah terdaftar di beacukai sebelumnya. Jadi penumpang gaperlu repot lapor2 lagi & becuk gaperlu repot2 cari uang hara-maksud gw ngeinspeksi penumpang yg datang lagi.
Karena jujur.. ini adalah keputusan yang goblok.
Yang kayak gini2 malah bikin kita malu didepan global.
Regulasi yang terlalu primitif yg secara ga sadar malah bisa menurunkan daya beli masyarakat untuk sektor pariwisata dan edukasi (the 95%) secara signifikan.
Jangan sampai ini malah backfire & nambah sentimen masyarakat kalo becuk adalah preman halodek yang di-hire negara. Karena jujur.. ini adalah keputusan yang goblok.
Goblok.
Temenku update status diskusi zoom sama Bea Cukai soal aturan yang baru…
Terus ada yang nanya apa peraturannya buat semua orang.. jawabannya..
“Aturan tidak berlaku untuk Pejabat Diplomat.”
Lagian nanyaa aneh banget 😅😅 ya aturan yang ribet ribet gini kan gak buat semua orang.