-> di Korea tahun 1998. Dan udah gak diproduksi lagi sejak tahun 2000. Oke, gampang, sekarang kita..." sambil bergumam, jemari Erlangga mengetik di atas keyboard. Setelah menelusuri siapa pembeli kalung tersebut, ia segera menelepon Maudy. Berharap ->
@limpahbuhana "Apanya yang cuma. Itu darah tahu!" omel Erlangga disela rasa paniknya. Pikirannya lantas melayang, membayangkan jika Jovanka memiliki penyakit serius dan hidupnya tak lama lagi. Efek kebanyakan menemani ibunya menonton sinetron.
"Atau kita ke klinik dulu? Abis itu, ->
!2DFess Hello! I'm looking for new friends to talk with. Feel free to leave your trace, either by hitting the repost button or leave your IC / keyword & closeness ratio (also your preferred language) to start a casual chat. Thank you. ♡
— I-OC.
-> membawa tisu di saku celananya. Ia pun segera kembali ke dalam warung, lalu merampas tisu gulung yang ada di meja seraya berkata pada si abang, "PINJEM BANG! ADIK SAYA MIMISAN!" lalu kembali ke tempat Jovanka menunggu.
"Nunduk dulu," kata Erlangga sambil menaruh tisu di ->
-> untuk kembali mencari fakta mengenai orangtua Maudy. Karena sejujurnya, Erlangga merasa penasaran.
"Gimana bisa ada anak yang bener-bener tanpa identitas macam si Modi?" ia bermonolog sambil menelusuri web mengenai liontin kalung Maudy. Setelahnya, ia pun meninggalkan ->
@limpahbuhana -> memiliki pendingin ruangan... lengkapnsudah.
Kini dua porsi makanan dan minuman sudah tandas. Si pemuda beranjak, tuk segera mencari udara segar diluar.
"Aku yang bayar, kamu tunggu diluar aja," sarannya. "Gerah, kan?"
@limpahbuhana Merasa diperhatikan dengan lekat, membuat Erlangga mempercepat sedikit tempo makannya. Bukan apa-apa, semata tuk menetralkan detak jantungnya yang semakin menjadi. Walau ganjarannya, peluh kini membanjiri tubuhnya. Ditambah warung yang tidak ->
@sunfleower "Jangan kecewa dulu. Gue usahain sebisa gue," kata Erlangga sambil menghabiskan minumannya. Ia pun membuat laptopnya dalam mode sleep, lalu membereskan barang-barang di atas meja ke dalam tasnya.
"Gue pamit dulu. Kalo ada perkembangan soal kasus lo, gue infoin."
@limpahbuhana Keheningan pun tercipta, karena masing-masing sibuk menghabiskan makanannya. Hingga saat Erlangga, yang sudah menghabiskan energinya tuk menahan makanan pedas itu sedang menyeruput es tehnya, tanya kembali ditunjukan padanya.
"Mmm, nggak tahu sih. Paling ->