Menormalisasikan hubungan secara dewasa
1. Kalo chatnya dibalas lama, berarti ada pekerjaan lain yang jadi prioritas.
2. Belajar tenang dan tidak tantrum ketika ditinggal kerja, nongkrong ataupun main.
3. Tidak lagi menuntut waktu 24/7 karena sadar hidupnya bukan tentang kita aja.
4. Tidak memaksa ego dan memberi ruang untuk me time.
5. Tidak silent treatment dan menyelesaikan masalah secepatnya.
6. Jika ada yang masalah, diselesaikan dengan cara baik-baik.
7. Selalu mengusahakan komunikasi yang baik. pagi, siang, sore dan malam sesibuk apapun di kantor. gak pernah membuat pasangan ngerasain feeling lonely.
Setuju banget dengan trend "love should be fun"
Kamu butuh cowok pintar yang bisa dominan, cowok yang bisa kasih penjelasan logis tentang overthinkingmu, tidak lari/kabur saat ada masalah, konsisten mencintaimu, enggak insecure dan terlalu santai, action dan effort nya nyata bukan cuman janji atau ucapan belaka, jadi tempat pulang ketika kamu lelah bukan adu "capek", tidak menghambat pertemanan, pendidikan, pekerjaanmu dan paling penting SETIA !
Selingkuh tuh bukan cuma soal lo ngewe sama orang lain!
Lo chat atau dm intens saling menggoda satu sama lain tapi disembunyiin, bahkan sampe didelete biar pasangan lo nggak tahu? Ya itu selingkuh.
Lo pergi meetup berdua dan nutupin dari pasangan lo? Itu juga selingkuh!
Jangan menormalisasikan nerima pasangan apa adanya, tapi normalisasikan nerima pasangan yang ada gunanya. Ingat cinta itu bukan menoleransi malas, tapi cinta itu tumbuh bareng orang yang berguna.
Tolonglah, jangan jadi toxic dengan diri sendiri. Kalau sakit, lepaskan. Jangan pendam and even if you need to cry, menangislah selama lama yang you nak. Stop pretend to be okay, when you’re not. You're gonna get through this okay. You’re strong girl.