"Jika sepanjang sejarah manusia pernah meyakini ribuan Tuhan yang berbeda, bagaimana manusia menentukan bahwa Tuhan yang diyakininya sekarang adalah yang benar ?".
MET ngopi malam....
Tak apa jika hari ini kamu hanya mampu bertahan.
Ada hari ketika bangun dan tetap melangkah saja sudah merupakan keberanian.
Selama kamu belum menyerah, harapan masih punya tempat untuk berakar dan esok masih menyimpan kemungkinan.
Jangan terburu-buru membesarkan sesuatu yang belum kokoh.
Bukan hanya tentang seberapa tinggi kita ingin melangkah, tetapi seberapa kuat kita mampu menopangnya.
Sesuatu yang dibangun tergesa-gesa mungkin tampak megah, yang tumbuh perlahan lebih mampu bertahan menghadapi badai.
"Mereka yang memegang kendali anggaran di bumi, tapi kita yang disuruh terus memohon kelangit".
Lalu dengan lantangnya mereka berkata,"Nasib Manusia berbeda-beda".
Ngopi siang abis jumatan....
Met siang mantan...
Kondisi terkini di RSUD Kalisari Batang Ambulan masih berdatangan Menurut Wakil Bupati Batang total hingga saat ini, data yang tercatat 276 korban, terbagi di beberapa puskesmas dan RSUD di Kabupaten Batang
Lagi dan lagi...
Tuhan yang kamu sembah tidak perlu dibela dengan kebencian.
Jika untuk membelanya kamu harus membenci manusia lain, yang kamu bela itu bukan Tuhan, itu ego mu yang tersinggung.
Apalagi yang kamu bela Manusia haus kekuasaan, tidak amanah pula.
Selamet pagi...
Jgn lupa ngopi..
Kalau hari ini terasa berat, jangan buru-buru mengira kamu salah jalan.
Yang melelahkan sedang menguatkanmu, setiap rintangan sedang mengajarkanmu, dan setiap air mata punya cerita tentang perjuangan.
Jangan menyerah pada perjalanan yang sedang membawamu dekat pada impian.
Hebat juga, berkat MBG puluhan ambulan konvoi ke Bawang kabupaten Batang
Seperti inikah yang dikehendaki oleh pengambil kebijakan??? @prabowo
(MALING BEKEDOK GIZI MERACUNI )
#SetopMBG#BATANG#jawatengah
Maka ketika kebenaran ini diteriakkan, berhentilah memperlakukannya sebagai pertunjukan retorika yang disambut riuh tepuk tangan. Itu adalah peringatan moral yang menuntut keheningan tobat, bukan perayaan kepalsuan yang melenakan akal budi.