dari lagu "shape of my heart", aku jadi paham "cinta itu seharusnya nambah tenang, bukan malah bikin overthinking tiap malam" kalo lebih sering nangis daripada senyum, maybe it's not love it's just attachment karena hubungan yang sehat itu bukan bikin kita capek, but makash lite teel a little lighter, a little happier.
agree. punya pasangan yang bisa ngobrol sama kita berjam-jam, talking about anything. laughing until our stomach hurt. even still comfortable enjoying each other's silence is a privilege. tolak ukur paten jg buat jadi pasangan. ngga butuh fancy date melulu, quality time it is.
lupain dulu deh relationship sama komitmen itu. kerja aja dulu kerja, nongkrong keluar, beli makanan dan kopi favorit, wujudin dulu liburan ke tempat-tempat yang pengen kita datengin. dunia nggak akan berhenti cuma karena kita sendirian.
as a woman aku setuju. perempuan yang realistis itu gak akan mau dijebak sama narasi “mending cari yang mapan atau yang mau berjuang dari nol?”. Because the truth is: “Having your own money while also having a man who loves to spend his money on you is the best combo”