️️
️️️
️️️
"seru banget, dan semoga pendengar sekalian juga merasakan keseruan yang sama dengan Cantigi. See you when I see you, and may your days be filled with joy. Ranggawuni Krisan, dan Cantigi, at your service!"
(@REDEFINISl.)
️️
️️️
️️️
️️
️️️
️️️
Krisan mendengungkan gumaman seraya mengangguk mantap. "Biar kita bijaksana juga. Toh, sebagian besar pasti tujuannya baik. Dan ... Sekaligus pamit," Krisan menepuk kedua tangannya dalam pose salam. "Terima kasih untuk sesi hari ini,"
️️
️️️
️️️
️️
️️️
️️️
Atau, siapa tahu ada kepercayaan yang belum kita sebut? ‘Kan, pamali banyak tuh dari berbagai daerah, boleh, dong, di-share ke kita!” (@Qurensia.)
️️
️️️
️️️
️️
️️️
️️️
Krisan pun beralih untuk menghadap kamera dengan lebih baik. “Nah, kalau pendengar sekalian, ada gak sih pengalaman yang unik mengenai pamali ini.
️️
️️️
️️️
️️
️️️
️️️
“Jujur … Buat yang ini, menurut gue agak ngerepotin. Kayak, masa buat foto aja harus segitu was-was… Tapi, lu pernah mengalami hal yang begini, gak, Gi?” (@Qurensia.)
️️
️️️
️️️
️️
️️️
️️️
Sejenak menjeda, Krisan memberikan ruang bagi Cantigi untuk bereaksi. “Bagi pasangan, ada juga larangan berfoto di tempat tertentu karena nanti akan menyebabkan kandasnya hubungan.”
️️
️️️
️️️