@bisikanalamgaib@Hell_of_kaldera mas, gue paham banget. tapi di lapangan ga selurus teori lu. akhir akhir ini ada aja yang claim sebagai V dan ngaku VB. tapi pas ketemu B, diskip. kalau teori lu seidealis itu, peran V harusnya can switch the role, meskipun 30:70. ibarat, lu B ngaku ngaku V
“makan yuk, laper aku”
“yuk. kamu mau makan apa?”
“makan mie aja”
“lho kamu lagi pengen makan mie?”
“kan kamu ultah. tradisi chinese kalau ultah makan mie”
“oh iya, biar panjang umur”
Berakhir makan bakmi di Kebayoran Lama
@bisikanalamgaib@Hell_of_kaldera paham. maka dari itu, just say it V rather than VT VB. kalau udah ada condong suka jadi T/B mending jadi T/B. ini yang lagi gue omongin daritadi. kenapa? karena V itu fleksibel, bisa jadi keduanya. ga condong salah satu
“sayang, aku lagi makan” 📷
“sayang, aku lagi diluar” 📷
“sayang, aku lagi kerja” 📷
“sayang, aku udah pulang” 📷
“sayang, aku udah dirumah” 📷
simple, tapi bikin bahagia🥺