tapi memang orang indonesia ini kenapa ya kayak sirik banget sama orang pinter? sama orang yang juara kelas, sirik. sama orang yang kuliah, juga sirik. apalagi kalau 2 orang ini susah dapat kerja tuh kenapa di farming segitunya sih? gw benci bgt crab mentality yg kaya gini tuh๐ญ
โtitik terendah orang sekarang adalah kuliahโ oh to think these people get to voteโฆ..
makanya pemerintah seneng bikin mayoritas warganya tetep bodoh dan miskin, ya supaya gampang dikasih propaganda kayak gini so they can just stay ignorant. dan orang kaya akan bertambah kayaaaa
MBG mau distop libur sekolah.
Yang gak marah:
- Murid โ
- Orang tua siswa โ
- Guru โ
- Ibu hamil dan menyusui โ
Yang marah:
- Presiden โ
- BGN โ
- Yayasan yang punya SPPG โ
- Parjo, parcok, parpol yang punya yayasan โ
- "Relawan" SPPG โ
- Pengusaha MBG โ
GA WARAS NIH NEGARA!!!!!!
URUS!!!!!!! PIKIRIN GIMANA CARANYA LU PUNYA STOCK BATUBARA YANG CUKUP!!!!!!!!!!! BUKAN LU NGORBANIN MASYARAKAT BOLAK BALIK MATI LAMPU!!!!!!! BABI, NEGARA KURANG DUIT? GAJI BABU NEGARA LU TUH POTONG!!! ANGGARANNYA POTONGโIN. BUKAN BATUBARA YG 80% LU EKSPOR. LU GA BISA MASTIIN NEGARA LU CUKUP DULU BARU LU NGURUSIN YG MAU LU EKSPOR! GAYAAN LU EKSPOR EKSPOR , GILIRAN UTANG LU KE PERUSAHAAN IMPORTIR BAYARNYA LAMA BNGT!! GA KELAR KELAR! BIADAB ROT IN THE HELL!!!!!
Mati lampu 2-3 jam itu bukan cuma bikin gerah doang, bro. Buat orang yang cari makan pakai listrik, itu sama saja kayak disuruh berhenti kerja paksa.
Usaha fotokopi tutup, laundry berhenti, printer tidak jalan, toko sepi, orderan tertunda. Ujung-ujungnya yang hilang bukan cuma waktu, tapi juga duit.
Yang bikin kesal, listrik telat dibayar ada konsekuensinya. Tapi kalau mati berjam-jam sampai bikin usaha rugi, yang menanggung tetap rakyat. ๐ญ๐
- KITA ADA PILIHAN POTONG GAJI PEJABAT.
- KITA ADA PILIHAN TARIK BIAYA TUNJANGAN.
- KITA ADA PILIHAN SURUH MEREKA BAYAR PAJAK.
- KITA ADA PILIHAN STOP MBG, STOP KOPDES
TAPI YANG MEREKA PILIH
- KITA DISURUH HEMAT
- PAJAK DINAIKKAN
- CONTENT CREATOR REMAHAN DIPAJAKIN
- UMKM KENA PAJAK SEPERTI PT
- LISTRIK MENYALA BERGILIR
- BBM DINAIKKAN
- SUKA BUNGA DINAIKKAN
- KALO NGK SUKA DSURUH PINDAH WARGA NEGARA
NASIB +62
APBN DIDUGA UNTUK KEPENTINGAN HASHIM
TVRI bayar Rp1,3 triliun dari APBN untuk hak siar Piala Dunia 2026, tapi masyarakat yang mau streaming lancar justru disuruh bayar lagi lewat paket BOLA GEMBIRA di Maxstream dan Folaplay. Ironis sekali wak.
Streaming sering error, putus-putus, buffering parah kali wak, bahkan login aja kadang susah tapi tidak ada kompensasi yang jelas bagi pelanggan yang sudah bayar. Siaran gratis di TVRI memang ada wak, tapi kualitas dan akses digitalnya jauh dari harapan wak, kadang lagi di jalan,atau dikantor mau nonton pun susah.
Yang Lebih parahnya lagi wak, penunjukan mitra OTT ini dilakukan tanpa tender terbuka, langsung ditunjuk sebagai MITRA STRATEGIS, mitra strategis kepala hashim iya, bayangkan wak Transparansi kontrak juga minim kali wak,ntah berapa sebenarnya nilai sublisensi yang dibayarkan Maxstream dan Folaplay ke TVRI? Janganยฒ hanya Rp1 miliar atau malah jauh di bawah itu wak? Kita sebagai rakyay tidak pernah diberi angka pasti, kan bangek. Uang pajak kita gak jelas dibuatnya.
Bayangkan wak TVRI bukan hanya menyiarkan, tapi juga aktif mempromosikan Folaplay yang kemudian bundling dengan IRA proyek yang berada di ekosistem Hashim. Uang negara dipakai untuk hak siar, lalu digunakan untk promosi folaplay dan keuntungannya mengalir ke platform swasta yang terkait kelompok tertentu itu wak.
Kalau ini dilakukan SCTV atau stasiun swasta lain, tidak masalah awak, sebagai pecinta bola sudah biasa bayar untuk nonton. Tapi ini pakai uang APBN, uang rakyat. Ketika gagal tayang lancar, tidak ada pertanggungjawaban yang tegas, kompensasi pun tak de, kan bangke.
Ini bukan Bola Gembira wak. Ini lebih cocok seperti Bola KKN, Kolusi, Korupsi, Nepotisme yang baunya sangat kuat kali akh, Tapi tak ada yang berani menyentuh karna terkait dengan PM.
Andai Uang Rp1,3 triliun itu, kalau digunakan untuk membangun jembatan, jalan, atau infrastruktur dasar di daerah, dampaknya jauh lebih nyata dan bermanfaat bagi rakyat. Bukan sekadar hiburan yang teknologinya saja masih error dan bobrok.
Ingat wak tvri itu milik negara Folaplay dan iran punya swasta, jangan sampai uang negara di pakai untuk memperkaya segelintir orang, jika kita diam wak, maka polaยฒ yang sama akan terus di lakukan oleh penguasa serakah ini.
SEKARANG SAATNYA TVRI MEMBUKA SEMUA DATA MEREKA.JIKA TIDAK BERANI BERARTI BENAR TVRI TELAH ALAT UNTUK MEMPERKAYA HASHIM.
"seskab teddy mengatakan ada pengamat yg tidak kompeten, tidak pada bidangnya"
"memangnya menteri-mentri di kabinet pada bidangnya? memangnya anggota DPR banyak yg punya ijazah?"
duarrr ๐ฅ
awokawok ngamuk dia, tiba-tiba bahas etika
virdian: "oke kita anggap bundaran HI bukan tempat demo. sama seperti dapur MBG & kopmer bukan tempatnya polisi dan juga tentara"
puas bgt liatnya kena skakmat terus ๐
Kita ngalamin yang namanya Inflasi Pendidikan.
Gelar S1 zaman now itu nilainya udah setara sama ijazah SMA zaman dulu karena hampir semua orang bisa kuliah.
Efeknya, HRD jadi kebingungan ngefilter lautan sarjana ini. Solusinya? Mereka nyiptain rintangan ala Ninja Warrior atau Hunger Games (Online Test berlapis, FGD/LGD, presentasi kasus, psikotes berjam-jam).
Proses ribet itu berevolusi bukan karena kerjaannya butuh skill yang bagus, tapi semata-mata buat nge-eliminasi ribuan kandidat dengan cepet aja. ๐ค
Supply and Demand buat lapangan pekerjaan disini juga jomplang banget cik. Supply tenaga kerja di Indo kata GIBRAN membludak ruah, sedangkan lapangan kerjanya seret.
Dampaknya? Karena tahu yang butuh kerja itu ada jutaan orang, perusahaan seenaknya melempar beban biaya penyeleksian ke pelamar. ๐น
Kalo dibandingin di US atau di Eropa mah proses rekrutmen rata-rata straight to the point. Kirim CV/Resume - Screening (via telepon) - Interview (1 atau 2 kali sama user/manager) - Offering.
Tes aneh-aneh berjam-jam atau MCU sampai disuruh puasa dan bugil itu jatuhnya red flag dan bisa kena tuntutan pelanggaran privasi malahan di US/Eropa. KECUALI lu daftar masuk militer, kerja di lab berbahaya, atau buruh fisik berat.
Di Indo? Daftar staf admin entry level aja MCU-nya kayak mau dikirim dinas ke daerah konflik ๐