girls listen to me, jangan pernah sekalipun mendikte laki-laki dewasa tentang bagaimana mereka harus bersikap atau memperlakukanmu. mereka sudah cukup dewasa untuk tau apa yang mereka lakukan dan apa konsekuensi dari pilihannya.
bahkan jika pilihannya berpotensi membuat mereka kehilanganmu, itu tetap pilihan mereka. you shouldn’t have to teach someone how to value you.
Gak sepenuhnya sedih, tapi juga gak bisa dibilang baik-baik aja, it's like im stuck some where in between. Antara mencoba sembuh dan diam-diam merasakan semuanya. Ada hari dimana ngerasa kuat banget, tp di lain hari hal kecil aja bisa bikin semuanya runtuh lagi, healing is weird like that, gak ada garis finish yg benar-benar jelas. Dan terkadang cuma proses panjang yg bikin capek sendiri.
yes aku setuju “love should be fun”
kamu butuh cowo pinter yg bisa diajak tukar pikiran, yg bisa ngasih penjelasan logis tentang overthinkingmu, yg ga insecure an, ga banyak kode tapi langsung action, ga banyak janji tapi kasih bukti, dan bikin kamu nurut tanpa harus ngatur.
Getting hurt by the man who wanted you first is so embarrassing. You did not ask for the connection initially, they convinced you to lower your guard, only to leave you holding the emotional weight of a dynamic they created...
Pengen punya cowo yang kecintaan sama gue kek misal kalo ga gue bales chatnya sejam dia uring-uringan kesurupan kejang-kejang kerasukan setan gitu cari dimana yyyyy
"man to man"
jangan bawa anak orang sejauh ini cuma untuk buang buang waktunya. kalo emang gak mau serius ya jangan bikin dia terlalu attach sama kamu. jangan kasih harapan kalo kamu bakal nikahin, padahal sebenernya dalam hati kamu gak se-yakin itu sama dia.