Miris banget liat foto ini…
Foto yang seharusnya jadi kebanggaan, malah jadi bahan tertawaan sekaligus sedih mendalam.
Seorang pria asing, Gaurav Srivastava, berpakaian biasa, tersenyum lebar sambil “memberi penghargaan” ke Presiden Prabowo Subianto. Senyumnya lebar, tangannya mantap. Sementara Prabowo terima dengan serius.
Tapi kenyataannya?
Pria itu penipu kelas internasional yang pura-pura jadi agen CIA.
Dia sukses menyusup ke lingkaran elite pertahanan Indonesia, mendekati Presiden dan adiknya Hashim, lalu mengalirkan puluhan juta dollar ke perusahaannya.
Investigasi Tempo + jurnalis India ungkap semuanya.
For those who want a bit more context: a massive student and worker protest is unfolding in Indonesia’s capital in response to the Prabowo government’s decision to raise fuel prices, alongside other policies that many Indonesians are calling corrupt because they deepen the burden on working-class Indonesians already struggling with rising living costs and a weakening rupiah.
What’s fueling the anger even further is the broader feeling that economic pressure is being pushed downward onto ordinary people while major policy decisions continue to favour politicians and the ultra wealthy.
Just last year, Indonesians protested over the same kind of government corruption, which led to a crackdown on its own civilians using military force in cities like Jakarta and Bandung, resulting in multiple deaths and injuries, including those of students.
This situation, however, embarrassed the Probowo government, as people from all over the world began paying attention and massed mobilised to send food, medical/legal aid and financial donations via apps like Grab and Ojek (the region’s equivalent of Uber) the movement received particularly strong support from people across Asia, especially Southeast and East Asia, while also drawing contributions from around the world. This is why Indonesians are asking the world pay attention to their country again.
[FOR INTERNATIONAL MOOTS]
Currently there is a demonstration by students and people in Indonesia, condemning our gov and the chaos that is currently happening in our country. If you see one news about it, PLEASE help retweeting it -
BREAKING: media Jepang menyebut pemerintah Indonesia memakai buzzer untuk membungkam publik dengan cara menuduh warga yang kritis sebagai "antek-antek asing"
---
Antek-antek asing mendunia guys.
"Rakyat kita tidak bermimpi kehidupan yang kaya-raya."
JARE SOPO PAKKKKK????????????? NGUAWUR AE SAMPEAN
AKU PENGEN KELILING DUNIAAA
PENGEN WORLD TOUR KE KONSER2 IDOL GW
PENGEN CEPET2 NAIK HAJI
PENGEN BELI SEMUA MERCH KIPOP
PENGEN NIKAH
PENGENKU BANYAKKKK
STOP ASBUN PLS 🫵🏻
Hal yang seharusnya tidak mahal:
1. Pendidikan
2. Daging, susu, buah
3. Penerbangan domestik
4. bbm
5. minyak goreng
6. buku
Yang harusnya mahal:
1. Gaji guru
2. Gaji nakes
3. gaji damkar
4. saptam BCA
yaAllah duit hamba sudah dibagi-bagikan utk thr keluarga.
kali ini hamba minta thr dariMu yaAllah. minimal bisa buat umroh aja dulu sekeluarga gapapa kok🙏
hi as an indonesian i want to clarify that i'm not agreeing to whatever that fuckass bastard prabowo subianto or the president did.
I've, i'm and i'll stand with palestine
I HATE THAT JERKKKK DNI IF YOU VOTE HIM, HARD BLOCK ME EVEN I DON'T CAREEEEE
I'm sorry to say..
Bahwa dgn dibawanya Indonesia gabung dalam BoP tanpa persetujuan DPR & dikeluarkannya sejumlah uang (hampir 17 T) yg jadi beban keuangan negara maka ...
Pak @prabowo & 𝗸𝗮𝗯𝗶𝗻𝗲𝘁𝗻𝘆𝗮 telah secara paripurna melanggar UUD 1945
https://t.co/KFTF3WMDx1
_
🚨 PERINGATAN DARURAT PENDIDIKAN🚨
Pendidikan Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Ketimpangan akses, kesejahteraan guru yang belum layak, komersialisasi pendidikan, hingga kebijakan yang jauh dari keberpihakan pada rakyat kecil menjadi alarm serius bagi masa depan bangsa.
Lambang Tut Wuri Handayani seharusnya menjadi cahaya yang menuntun, bukan sekadar simbol tanpa keberpihakan. Jika pendidikan terus digelapkan oleh kepentingan, maka yang dipertaruhkan adalah satu generasi. Saatnya bersuara. Saatnya berpihak pada masa depan. #DaruratPendidikan