Nonton drama mah buat hiburan aja neng, mau dikata overrated, overhype, fomo, plot wattpad, karakter red flag naninu juga, kan yang dicari hiburannya. Kalau yang dicari moral value mah nontonnya mamah dedeh, curhat dong mah~
🔙🎥 | Lionel Messi shared a warm conversation with Benjamin Suárez about the whereabouts of his second son, Mateo.
🗣️Messi: “Benji, have you seen Mateo?”
🗣️Benjamin: “I haven’t seen him, Uncle.”
🗣️Messi: “What about Thiago and Ciro?”
🗣️Benjamin: “They are with Auntie Antonella.”
🗣️Messi: “Alright, thank you.”
🗣️Benjamin: “You’re welcome. Mateo is probably getting another hot dog.”
🗣️Messi: “Kindly let him know I was looking for him.”
🗣️Benjamin: “Okay, I’ll do that.”
Sering bener gue liat cewe cantik, bersih, wangi, style bagus, makeup cetar, tapin jalan sama cowo yg bibirnya gelap karena rokok, burik, baju cod biawak. Ugly tuh masih terlalu sopan dibandingkan dengan apa yg di kepala gue pas liat itu.
3 drachin yg peletnya luar biasa🤣👏👏 yg bukan fans drachin pun jadi ikut tertarik sama nih drama🤣 dan semuanya adalah drama👖yg sukses tayang di N🤣 sebenarnya masih banyak banget drachin lain yg ga kalah seru dari ini gess🤤
#HiddenLove#TheFirstFrost#TheEarlySpring
Drama #TheEarlySpring starring #JingBoran#SunQian debuted at Top 2 on Netflix Global Weekly Chart with 2.4 million views in its first week.
It is the first Chinese drama in history to make it into the Top 3 of Netflix Global Weekly Chart.
yaudah berarti di Jepang gak ada islamofobia, kan orang Muslim juga masih pada hidup
di Prancis gak ada islamofobia meskipun pake jilbab dibatesin, kan orang Muslim juga masih pada hidup
gak enak kan diginiin? Emang lu kira harmful itu cuma perkara digebukin/dibunuh? Mikir kids
People still don’t realize how crazy it is that Messi was robbed of both a Copa América POTT and a World Cup POTT, and yet he is still the only player in history to win both of those twice.
Islam diklaim sebagai "penyempurna agama-agama Abrahamik sebelumnya.
Pertanyaannya SEDERHANA: penyempurna apanya? 🤡
Kalau yang dimaksud penyempurnaan moral, mengapa begitu banyak struktur patriarkal dan hierarki gender dari tradisi sebelumnya tetap dipertahankan—bahkan diberi legitimasi ilahi?
Jika perempuan masih ditempatkan dalam relasi yang tidak setara, jika otoritas laki-laki atas perempuan masih dibenarkan, dan jika tubuh serta seksualitas perempuan tetap menjadi objek regulasi moral yang jauh lebih ketat, lalu apa tepatnya yang telah "disempurnakan"?
Mungkin MASALAHNYA justru ADA PADA KATA SEMPURNA.
Sebab begitu sebuah sistem mengklaim sebagai puncak wahyu dan moralitas, kita TIDAK LAGI CUKUP BERTANYA APAKAH ia LEBIH BAIK daripada masa lalunya.
Kita harus bertanya:
Mengapa "kesempurnaan" itu MASIH MEMBAWA BEGITU BANYAK CACAT MORAL yang dahulu kita anggap perlu dilampaui?
🤡🤡🤡