eh sumpah dah gue bukan masalah nominal ya, masalahnya attitude lo jelekk bangettt. mkst gue lo tuh inget2 coba siapa yang rela ngulurin tangan pas lo lagi butuh. ih bener2 yaaaa
2025.10.14 Bunga Besi (打铁花)
Hari ini musim dingin. Dinginnya sampai membuat telingaku merah.
Sebentar lagi Tahun Baru Imlek. Di samping Jiang Fan ada Gu Meng, rasanya cuma Ge Ping yang tetap menemaniku.
Di belakang, para pengrajin sedang memainkan 打铁花 (bunga besi; scene lxx belakangnya yg kayak fireworks itu pas berkhayal).
Indah banget. Benar-benar indah.
Baru saja aku mau berhenti sebentar untuk menikmatinya, tiba-tiba aroma yang begitu familiar terbawa angin.
Seorang Zhou Wan kecil berjalan ke arahku. Dia memakai sweater lucu dengan mata besarnya yang berbinar.
Aku benar-benar merindukannya...
Sebelum datang ke sini kami sempat minum di rumah. Pasti aku kebanyakan minum, hahaha...
Tapi aku benar-benar merindukannya.
Dia sekarang ada di mana?
Kenapa dia nggak ada di sisiku?
Kenapa dia tega ninggalin aku begitu aja?
Tapi sekarang dia berdiri tepat di depanku. Dari pantulan di matanya, aku masih bisa melihat bunga-bunga api yang meledak di belakangku. Matanya berbinar ... tapi juga terlihat basah.
Pasti dia juga merindukanku.