Gw sempet kritik Ferry lebih dari itu malah menjadi bagian dari orang ngebully dan ngetawain karena meme nya dimana-mana waktu itu.
Tapi the real men, orang ini yang bantuin bebas mutualan gw.
Kita yang sering JB JB sama Kerupuk gak bisa bantu apa-apa, cuma doa dan dukungan.
Gw cuma mau say sorry aja ke bung Ferry 💔💔 dan makasih banget.
@bleednectar@tb_bebasari Nimbrung jawab. Kalau terkait masalah tanah itu, bisa ini:
Tanah Bagi Yang Tak Bertanah - Landreform Pada Masa Demokrasi Terpimpin 1960-1965 dari Andi Achdian. Bisa dibaca gratis di iPusnas.
Nih lu simak ya Nadiem. Daripada nangis dan cari aduan, mending lu pake duit lu untuk fight back. Cari siapa yang koordinir jaksa dan hakim untuk ngerjain lu, kerjain balik dong.
Sedikit jelasin mas, ini tuh masalah kredit macet yang kompleks sebenarnya. Jadi kalo liat data dari OJK emang mengkhawatirkan, bersanding lurus dengan kekhawatiran "bankir" yang seharusnya lebih "terasa" disitu ada macet kredit.
Jadi secara total, kredit macet (NPL) bank itu ada di 2,17% an. Tapi kalau dibongkar, segmen UMKM itu naik tinggi banget ke 4,36% & multifinance (leasing) naik ke 2,87%.
Kok bisa?
Jawabannya karena efek "Bantalan" Hilang, jadi waktu Covid kemarin, ada relaksasi (kebijakan kredit rada dilonggarkan atau gampangnya saat itu, catat kredit telat sebagai 'lancar'). Begitu kebijakan ini selesai, borok aslinya langsung kelihatan.
Fenomena "Makan Tabungan", pasti tau kan berita belakangan, banyak PHK & harga barang pokok naik, nah ini buat kelas menengah kehabisan tabungan. Akhirnya, cicilan terpaksa dikorbankan atau dibiarin mandek.
Dampaknya? Bank jd super pelit kasih pinjaman baru (kredit UMKM cuma tumbuh 0,6%!). Kondisi riil di akar rumput lagi megap-megap, makanya bankir panik karena ini bukan siklus bisnis biasa. Ini efek domino dari kebijakan sebelumnya.
Maaf kalo salah, sedikit share pengetahuan aja.
😅Kafe yang cukup mewah di Cipete (dekat taman gajah) seberang persis sebuah waralaba.
2x makan di situ nyobain.
Untuk harga kafe yang cukup mewah harga makanannya murah.
Oalah😅
Dalam satu malam, Polri bongkar:
📍 Kafe de'Clan Cipete → brankas di balik etalase → Rp 60 miliar
📍 Rumah mewah Sentul City → brankas di balik dinding → 74 kg emas + USD 4,7 juta + SGD 14 juta = Rp 476 miliar
Total semalam: ±Rp 536 miliar dalam brankas tersembunyi.
Terkait korupsi batu bara yang bikin listrik Sumatera padam.
Rakyat gelap. Dindingnya terang.
@kompascom Ujungnya lebih ke pemanasan menjelang kontestasi 2029 daripada pemberantasan korupsi total. Tawar-menawar dan barter pasti ada sebagai "pelumas" politik Indonesia yang pragmatis. Hukum dipakai selektif — siapa yang lemah posisinya akan lebih kena dampak.
Ini ciri khas "Perang..