yang datang, silahkan.
yang pergi, ikhlaskan.
yang ada, pertahankan.
ga kuat, tinggalkan.
ga suka, bicarakan.
punya rasa, ungkapkan.
hidupmu itu rumahmu dan kamu adalah pemiliknya, sisanya hanyalah tamu yang ga bisa kamu paksa untuk tinggal. sesimpel itu, jangan dibikin ribet!
Pernikahan itu cuma butuh sedikit cinta, sisanya komunikasi, kompromi, toleransi, dan kerjasama. Dan yang pasti adalah mengesampingkan ego dan gengsi. Karena menikah itu 20% cinta 80%nya lagi teman, teman cerita, teman keluh-kesah, teman jalan-jalan, teman main, teman nonton film, teman beribadah, teman makan dan teman ngopi. Sama-sama punya tanggung-jawab ngurus dan jaga anak, yang selalu ada di saat kita sedih atau bahagia, dan selalu memeluk kita di saat suka mau pun duka. Itulah cinta yang sesungguhnya. Seumur hidup itu waktu yang cukup lama, dan kamu yang akan memilih teman untuk seumur hidup bersamamu.
Cantik sekali kalimat ini :
Apabila yang ada di depan membuatmu takut, dan yang di belakang membuatmu luka.
Lihatlah ke atas: Sungguh Allah tak pernah gagal menolongmu.
terkesan dengan quote ini:
"jangan jatuh cinta hanya karena seseorang memberi sedikit perhatian kepadamu. tapi jatuh cintalah dengan seseorang yang mencintaimu, yang menerima segala kekuranganmu, dan ketika ada masalah dia berkata; mari kita perbaiki dan selesaikan ini bersama."