This is really not helping at all in the long run.
Jangan kaget nanti kalau di masa depan, hubungan ibu dan anak menjadi transaksional semata.
Yang anak butuhkan adalah perasaan aman, bahwa sejatuh apapun dia, ibunya menghargai upayanya dan membantunya untuk bangkit. Dan apapun bentuk pencapaiannya, ibunya mengapresiasinya.
Bukan, "nih duit supaya kamu semangat kejar nilai".
Tapi, "menurut Ibu, wajar kalau masuk ke 5 besar sekarang agak susah karena kamu harus sambil ngurusin OSIS. Keren loh, kamu masih bagus akademiknya walau repot sana-sini. Ketua OSIS cuma 1 anak dan itu kamu. Kira², kamu masih ada ruang buat naikin akademik nggak? Kapan-kapan kita coba diskusikan strategi manajemen waktu dan energi yg sesuai supaya kamu nggak jatuh akademiknya".
- Anak jadi ngerasa self-worth-nya cuma dari pencapaian dan ekspektasi, ketika gagal bisa stress
- Anak jadi sulit mengidentifikasi keinginan sendiri
- Anak bakal enggan vulnerable dan open up ke orang tua
- Anak jadi merasa berhutang akan hidupnya ke orang tua, padahal kaga
Ortu gua dulu begini terus nyesel karena sekarang anaknya punya bipolar disorder, anxiety disorder, panic disorder, CPTSD, dan PTSD. Iya, ambis lu bisa ngebunuh anak lu secara perlahan. Harus konsumsi obat tiap hari. Mau anak lu gitu?
Sampai skrng jg masih lanjut (meski lesser)
My mama kalau ada temennya yang ngeluhin progress akademik anaknya, “kamu bilang pusing stres, dikira anakmu nggak stress juga? putus asa juga itu anakmu, dia lebih stress lagi karena dia yang hadepin langsung, jangan gitu lah,” I hope more parents have this kind of mindset
mungkin bertahun tahun kemudian orang tua bakalan lupa pernah setega ini sama anak sendiri, tapi anakmu ngga akan lupa, they carried the wound for the rest of their lives
lah perasaan aku ga ngirim menfess haha (jk). ini yg aku rasain selama sama dia. sebenarnya di luar hal ini dia oke oke aja. tapi capek juga kalo gapernah dapet emotional safety. bayanginnya aja udah ga sanggup kalo selamanya bakal kek gitu. yauda akhirnya aku mutusin ga lanjut
i've been in that situation. banyak relate sama qrtnya. saranku coba komunikasiin dulu. kalo udah kerasa atau keliatan gabakal ada perubahan, udah jangan lanjut.
yap! mnurut kalian kalo cowo nurut"aja tapi aku merasa malah mothering kaya aku merasa dominan dihub ini, dia minim inisiatif dan kayak hari"spesial tu dia ya ngalir aja gada kejutan"nya even on my birthday, gabisa planning, tapi orgnya baik"aja selama ini, pertahanin or no?
-rl Even if life’s been really hard lately, don’t forget to thank yourself for still being here. Surviving in this messed up world isn’t easy. Y’all are doing great. 🤍
LO SEMUA GW SUMPAHIN BISA NONTON CORTIS, BISA LIHAT TINGGINYA MARTIN , LIHAT GANTENGNYA SEONGHYEON, GEMESNYA DD KEONHO, ENERGICNYA JAMES, KERENNYA JUHOON DI REAL LIFE, MAMPUS GW UDH SUMPAHIN LO SEMUA